KPK Isyaratkan Buka Penyelidikan Pencucian Uang Novanto

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 06 Jun 2018 13:21 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
KPK Isyaratkan Buka Penyelidikan Pencucian Uang Novanto
setya Novanto Foto: MI/Ramdani.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi membuka penyelidikan baru terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Ketua DPR, Setya Novanto. Kabar penyelidikan TPPU ini merebak setelah KPK memeriksa istri Novanto, Deisty Astriani Tagor, pada, 31 Mei 2018, berkaitan dengan penyelidikan baru kasus korupsi KTP elektronik.
 
‎"Mungkin (pemeriksaan Deisty) untuk TPPU-nya (Setnov), mungkin. Saya perlu mendalami, kalau proposalnya baru kemarin saya ‎belum dapet laporan," kata Ketua KPK Agus Rahardjo usai memberikan sambutan dalam acara bagi-bagi sembako ke pegawai KPK, di Gedung Penunjang KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Juni 2018.
 
Agus mengaku belum menerima laporan mengenai penyelidikan baru tersebut. Menurut dia, penyidik baru melaporkan hal itu setelah melakukan pemeriksaan dan ekspose perkara. Sehingga, ia belum dapat memastikan mengenai penyelidikan baru ini.
 
Bisa saja, kata dia, penyelidikan itu untuk tersangka baru KTP-el. "Makanya saya ragu-ragu itu yang mana, apakah ada pengembangan tersangka baru atau TPPU, itu nanti (dilihat)," pungkasnya.‎

Baca: KPK Diminta Jerat Novanto dengan Pasal Pencucian Uang

‎KPK telah menjerat delapan orang dalam kasus korupsi KTP-el. Mereka yakni, Irman; Sugiharto; Andi Agustinus alias Andi Narogong; Markus Nari; Anang Sugiana Sudihardjo; Setya Novanto; Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung.
 
Dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, serta Novanto sudah divonis terbukti bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Sedangkan, Anang Sugiana Sudihardjo masih dalam proses persidangan.
 
Markus Nari, Irvanto Hendra Pambudi, dan Made Oka Masagung masih dalam proses penyidikan di KPK. Mereka diduga bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi proyek KTP-el yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.




(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA