Petinggi BRI Cabang Mabes TNI Cilangkap Digarap KPK

Damar Iradat    •    Senin, 17 Jul 2017 11:40 WIB
kasus suap
Petinggi BRI Cabang Mabes TNI Cilangkap Digarap KPK
Lambang KPK/MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala  Cabang Bank BRI Narto Laksono diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diperiksa terkait kasus yang melibatkan pejabat PT PAL.

"Kepala Cabang Bank BRI cabang Mabes TNI Cilangkap dalam kasus penerimaan gratifikasi," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin 17 Juli 2017.

Febri mengatakan, Narto bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Arif Cahyana. Arief merupakan Kepala Divisi Pembendaharaan PT PAL.

Kasus gratifikasi ketiga pejabat PT PAL merupakan hasil pengembangan kasus suap penjualan kapal perang buatan PT PAL ke Filipina. Ketiga pejabat tersebut diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

Tiga pejabat itu ialah Direktur Utama Muhammad Firmansyah Arifin, Kepala Divisi Pembendaharaan Arif Cahyana, dan Direktur Desain dan Teknologi merangkap Keuangan Saiful Anwar.

Pengembangan terkait penemuan sejumlah uang pada operasi tangkap tangan pada 31 Maret 2017. Dalam OTT itu, penyidik menemukan uang Rp230 juta.

Ketiganya disangka melanggar Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, tiga pejabat PT PAL Indonesia disangka telah menerima fee agency dari perantara penjualan dua kapal perang untuk pemerintah Filipina, Ashanti Sales Incorporation.

Kerja sama pembelian disepakati pada 2014. Nilai kontrak penjualan dua kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel itu mencapai USD86,96 juta.

Sebagai perantara, Ashanti Sales Inc mendapat komisi 4,75 persen. Ashanti berkomitmen memberi 1,25 persen untuk pejabat PT PAL Indonesia, atau sekitar USD1,087juta.

Atas perbuatannya, para pejabat PT PAL disangkakan pasal 12 huruf a dan b atau pasal 11 UU Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


(OJE)