KPK Bertekad tak Mau Lagi Dipecundangi oleh Novanto

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 09 Oct 2017 14:35 WIB
setya novanto
KPK Bertekad tak Mau Lagi Dipecundangi oleh Novanto
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang - Antara/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan lebih berhati-hati menjerat Setya Novanto kembali dalam kasus dugaan korupsi pada pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Pasalnya, KPK ogah kalah lagi. 

"Kita mengembangkan kasus ini ya nanti pelan-pelan lah kita pelajari. Tapi kita enggak mau kalah kali. Tenang-tenang saja, kalem-kalem," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Hotel Fourth Points, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin 9 Oktober 2017.

Saut menilai temuan agen FBI soal ada pemberian jam tangan senilai Rp1,3 miliar dari Johannes Marliem, kepada Ketua DPR Setya Novanto bukan sesuatu yang baru. Menurut dia, pihaknya sudah mendengar kabar tersebut jauh-jauh hari.

Namun, ia masih mempelajari kabar itu untuk menjadi salah satu bahan baru menjerat Novanto. Ia memastikan dapat menjadikan kembali Novanto sebagai tersangka.

"Ya itu dong kita kan digaji untuk itu. Ia enggak? cuma harus pelan-pelan tenang karena kita harus prudent betul," kata dia.

KPK sebelumnya telah menetapkan Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan KTP-el. Namun, status tersangka yang tersemat pada Novanto digugurkan oleh Hakim praperadilan.

Lembaga Antirasuah akan mengevaluasi konstruksi hukum kasus KTP-el sebelum kembali menjerat Novanto. Saat ini, lima pimpinan dan penyidik terus mengkaji putusan praperadilan yang menggugurkan status tersangka Novanto.

(Baca juga: MA: Perkara Mudah Jerat Kembali Novanto)

 


(REN)