Rochmadi Berkelit Terima Uang dari Kemendes

Juven Martua Sitompul    •    Rabu, 04 Oct 2017 21:15 WIB
suap di bpk
Rochmadi Berkelit Terima Uang dari Kemendes
Tersangka Auditor Utama Keuangan Negara (AKN) III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rochmadi Saptogiri meninggalkan Gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta -- Foto: MI/ ROMMY PUJIANTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Auditor Utama Keuangan Negara III BPK Rochmadi Saptogiri membantah meminta uang ke pejabat Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Bahkan, dia menampik telah menerima uang dari anak buah Menteri Desa Eko Putro Sadjojo.

Bantahan disampaikan Rochmadi saat dihadirkan sebagai saksi untuk dua terdakwa pejabat Kemendes PDTT Sugito dan Jarot Budi Prabowo. Dalam sidang, jaksa KPK menanyakan soal rencana pemberian uang dari pejabat Kemendes PDTT kepada Kepala Sub Auditorat III Auditorat Keuangan Negara BPK Ali Sadli.

"Tidak ada, tidak pernah saya mengatakan itu," kata Rochmadi menjawab pertanyaan jaksa KPK dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu 4 Oktober 2017.

Tak hanya itu, Rochmadi juga membantah telah menerima uang sebesar Rp240 juta dari Sugito dan Jarot. Padahal pada berita acara pemeriksaan (BAP) awal, Rochmadi mengakui duit itu diterima dari Kemendes PDTT melalui Ali Sadli.

Di hadapan majelis hakim, Rochmadi mencabut dan meralat pengakuannya pada BAP awal tersebut. Dia mengklaim, tidak pernah mendapat titipan uang dari Kemendes PDTT.

Keterangan Rochmadi dalam sidang berbeda dengan keterangan Ali Sadli saat memberi kesaksian pada persidangan sebelumnya. Di mana dalam sidang, Ali Sadli mengaku mendapat mandat dari Rochmadi untuk menerima uang dari pejabat Kemendes PDTT.

"Saya pernah dipanggil untuk dikonfirmasi. Pak Rochmadi bilang ada titipan dari Kemendes," kata Ali Sadli saat bersaksi dalam sidang.

Ali mengatakan, setelah mendapat perintah itu beberapa hari kemudian Jarot Budi Prabowo datang dan menyerahkan bungkusan berisi uang. Kepada Ali Sadli, Jarot menyebut uang itu titipan untuk Rochmadi.

Selanjutnya bungkusan berisi uang itu diletakkan Ali Sadli di ruangan Rochmadi. Bahkan, Ali Sadli langsung melaporkan uang titipan itu ke Rochmadi.

"Saya konfirmasi ke Rochmadi siangnya. Ini titipan dari Kemendes sudah saya terima. Lalu Pak Rochmadi bilang iya," pungkas Ali Sadli.


(Des)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

3 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA