Pemerintah Tarik Aset Kasus Bank Century dari Hong Kong

Cahya Mulyana    •    Jumat, 10 Feb 2017 10:14 WIB
kasus century
Pemerintah Tarik Aset Kasus Bank Century dari Hong Kong
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: MI/Panca

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah akan menarik aset kasus Bank Century dari Hong Kong. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly telah bertolak ke Hong Kong untuk bertemu dengan pejabat Department of Justice Hong Kong, Rabu 8 Februari.
 
Pertemuan tersebut membahas penunjukan bank penjamin (guarantee bank) yang akan menampung aset yang dirampas dari para koruptor. Pemerintah Hong Kong berkomitmen membantu Indonesia menyita dan mengembalikan aset koruptor yang dicuri dari Indonesia.
 
Pengacara pemerintah Indonesia di Hong Kong merekomendasikan agar pembicaraan mengenai guarantee bank tidak diwakilkan. Hal itu bertujuan menunjukkan komitmen kuat pemerintah Indonesia dalam penyelesaian kasus Century.
 
Selain itu, Menkum dan HAM menjelaskan kepada pemerintah Hong Kong bahwa proses ekstradisi terhadap Hesham Al Warrag, terpidana korupsi dan pencucian uang kasus Bank Century, telah sesuai dengan hukum internasional dan tidak melanggar HAM.
 
Mengenai proses ekstradisi, kata Yasonna, perlu perjuangan panjang karena Raffat dan Rizvi terus melakukan perlawanan dan manuver di Hong Kong dan di forum Arbitrasi Internasional. "Kalau kita berjuang keras seperti kasus Churchill Mining, kita bisa memenangkannya," jelas Yasonna melalui keterangan tertulisnya yang diterima Media Indonesia.


(FZN)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

52 minutes Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA