Bimanesh Merasa Dikorbankan RS Medika Permata Hijau

Faisal Abdalla    •    Selasa, 17 Apr 2018 02:25 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Bimanesh Merasa Dikorbankan RS Medika Permata Hijau
Terdakwa perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP-el, Bimanesh Sutarjo. Foto: Faisal Abdalla/Medcom.id

Jakarta: Terdakwa perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP-el, Bimanesh Sutarjo membantah semua dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bimanesh merasa dikorbankan oleh pihak RS Medika Permata Hijau, yang merupakan tempatnya bekerja. 

"Dakwaan pada saya didasarkan pada adanya cerita bohong terhadap saya, saya telah melanggar prosedur rumah sakit dengan menyuruh dokter Michael Chia Cahaya dan perawat IGD untuk langsung mengirim Setya Novanto ke lantai tiga ruang VIP tanpa melalui IGD," kata Bimanesh usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 16 April 2018. 

Selama proses persidangan, kata dia, terbukti yang memerintahkan Novanto langsung dibawa ke lantai tiga adalah perawat IGD atas perintah dokter jaga saat itu, Michael. Namun, Michael justru mengaku hal itu atas perintah dari Bimanesh. 

"Saya tegaskan saya tidak pernah bertemu dengan Michael di IGD, sehingga jelas cerita saya yang memerintahkan Novanto dibawa langsung ke lantai tiga adalah fitnah" tegas Bimanesh. 

Baca: Petinggi RS Medika Minta Penjelasan Bimanesh soal Novanto

Bimanesh menuding Michael sengaja menutupi kesalahan atas ketidakhadirannya di IGD saat Novanto tiba di RS Medika. Bimanesh juga menuding RS Medika membantu kebohongan Michael untuk menjaga citra rumah sakit dan menimpakan semua kesalahan dirinya.  

"Atas dasar fitnah-fitnah itu, pihak rumah sakit telah mengkondisikan untuk secara bersama-sama menimpakan semua kesalahan hanya kepada saya. Padahal yang sebetulnya berkeinginan untuk memasukan Setya Novanto adalah pihak rumah sakit," pungkas Bimanesh. 


(AZF)