Polri Bentuk Tim Khusus Berantas Mafia Tanah

Ilham wibowo    •    Jumat, 17 Mar 2017 13:53 WIB
pertanahan
Polri Bentuk Tim Khusus Berantas Mafia Tanah
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri akan membentuk tim khusus untuk memberantas mafia tanah. Tim terpadu itu akan diisi pejabat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Polri.
 
Hal itu dikatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai menandatangani nota kesepakatan bersama dengan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil. Informasi intelijen lembaga yang dipimpin keduanya akan digabung untuk memberantas mafia tanah.
 
"Kami akan bentuk tim Polri dan Kementerian ATR/BPN untuk menangani mafia pertanahan," kata Tito di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat 17 Maret 2017.
 
Tito mengatakan, tim terpadu akan menginventarisasi berbagai persoalan pertanahan. Tim saber pungli juga turun tangan bila ada pejabat pemerintah yang terlibat melakukan tindak pidana.
 
"Kita sepakat mendorong upaya pencegahan. Jangan sampai terjadi. Penindakan adalah upaya terakhir ketika upaya pencegahan tidak bisa kita lakukan," ujarnya.
 
Tito menegaskan, pihaknya tidak pandang bulu kepada aparat yang terlibat jaringan mafia tanah.
 
"Banyak praktik mafia yang dilakukan di bidang penegakan hukum. Kita ingin bersihkan mafia tanah. Mereka (mafia tanah) sampai ke jajaran penegakan hukum, mereka sudah mengerti jalur-jalurnya," tuturnya.
 
Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil mengatakan, selama ini berbagai modus dilakukan mafia tanah untuk mengklaim lahan kosong. Ia berharap, dengan adanyan kesepakatan bersama Polri, upaya pemerintah memberantas mafia tanah semakin kuat.
 
"Ada yang memalsukan dokumen, ada yang menggunakan mekanisme hukum, dan biasanya ketika berhadapan dengan mafia itu secara formal kami kalah," kata Sofyan.
 


(FZN)