Publik Diminta Melapor bila Ada Kenaikan Drastis Harga Pangan

Deny Irwanto    •    Kamis, 18 May 2017 16:20 WIB
panganbarang ilegal
Publik Diminta Melapor bila Ada Kenaikan Drastis Harga Pangan
Ilustrasi: Pedagang membersihkan bawang dari kulitnya di Pasar Bitingan, Kudus, Jawa Tengah, Senin (15/5). Foto: ANTARA.

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya membuka pintu bagi masyarakat jika menemukan adanya kenaikan harga pangan yang tidak masuk akal. Penyidik Satgas Pangan juga akan terus berpatroli memantau harga pangan jelang Ramadhan 2017.

"Kami sudah ada tim dari Ditreskrimsus dan Intel agar masyarakat tak terbebani. Silakan saja melaporkan kalau ada indikasi kenaikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis 18 Mei 2017.

Menurut dia, selain memantau harga pangan, penyidik menelusuri gudang-gudang penyimpanan di pasar induk. Dari patroli selama ini, belum ditemukan adanya indikasi kenaikan harga pangan secara drastis. 

Dia menyebut, pembongkaran kasus penimbunan 182 ton bawang putih ilegal di Marunda, Jakarta Utara, merupakan hasil dari patroli Satgas Pangan sejak beberapa waktu lalu. Polisi pun ingin, warga tak terbebani dengan kenaikan harga pangan. 

Baca: Penyidikan Kasus Penimbunan Bawang Putih Dikebut

"Intinya bapak Presiden (Joko Widodo) dan pak Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) menginstruksikan agar seluruh Polda mengantisipasi adanya kenaikan harga pangan ini," pungkas Argo.


(OGI)