Transaksi Mencurigakan Pilkada 2017 akan Diserahkan ke KPU dan Bawaslu

Intan fauzi    •    Jumat, 14 Jul 2017 16:16 WIB
ppatk
Transaksi Mencurigakan Pilkada 2017 akan Diserahkan ke KPU dan Bawaslu
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin-- MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 10 bentuk transaksi mencurigakan yang berkaitan dengan Pilkada DKI 2017 ditemukan. Temuan itu sudah masuk dalam tahap analisis.

Kepala PPATK Ki Agus Badaruddin mengatakan, hasil temuan akan diserahkan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). "Kami sebetulnya sudah ada MoU antara KPU, Bawaslu, dan PPATK, dalam rangka menyukseskan Pemilukada 2017," kata Agus kepada Metrotvnews.com, Jumat 14 Juli 2017.

Namun, Agus sedikit menyesalkan sikap KPU dan Bawaslu yang tidak meminta nama-nama peserta Pilkada yang terindikasi melakukan transaksi mencurigakan kepada PPATK. Dengan demikian PPATK hanya menindaklanjuti yang menjadi laporan dari masyarakat.

"Namun tidak ada permintaan dari KPU dan Bawaslu terhadap nama pihak yang terkait dengan penyelenggaraan pemilukada itu," ungkap Agus.

Baca: PPATK Temukan 10 Bentuk Transaksi Mencurigakan di Pilkada 2017

Kendati demikian, Agus memastikan akan tetap menyampaikan hasil temuannya pada KPU dan Bawaslu. Namun, sebelumnya PPATK akan melakukan riset terlebih dulu. "Oleh karena itu kami baru melakulan analisis untuk kepentingan PPATK sendiri," ucapnya.


(YDH)

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

27 minutes Ago

KPK memeriksa Mantan Staf Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dal…

BERITA LAINNYA