MA Menangkan Rommy Dalam Dualisme PPP

M Sholahadhin Azhar    •    Sabtu, 17 Jun 2017 07:48 WIB
sengketa ppp
MA Menangkan Rommy Dalam Dualisme PPP
Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Foto: Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan perdata sengketa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang diajukan Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Pondok Gede 2016, M. Romahurmuziy. Melalui Putusan Peninjauan Kembali (PK) No. 79 PK/Pdt.Sus-Parpol/2016 itu MA mementahkan kepemimpinan Djan Faridz.

"Dengan adanya putusan PK ini, saudara Djan Faridz dan para pengikutnya, tidak lagi berhak untuk mengatasnamakan PPP pada semua tingkatan dengan dalih apapun," kata Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Pondok Gede 2016, M. Romahurmuziy melalui keterangan tertulis, Jumat 16 Juni 2017.

Untuk diketahui, tiga majelis hakim yakni: Takdir Rahmadi, Sudrajad Dimyati dan diketuai oleh Ahmad Syarifudin dalam Rapat Permusyawaratan Hakim pada 12 Juni 2017 mengabulkan gugatan pria yang akrab disapa Rommy ini. Artinya selesai sudah drama dualisme kepemimpinan PPP yang telah berlangsung selama 2,5 tahun terakhir.

Putusan tersebut menganulir Putusan Kasasi nomor 601 K/Pdt.Sus-Parpol/2015 tanggal 2 November 2015 yang memenangkan Djan Faridz. Produk hukum ini juga menyempurnakan kemenangan Romahurmuziy di Pengadilan Tinggi TUN berdasarkan Putusan Nomor 58 B/2017/PTTUN Jakarta tanggal 6 Juni 2017 yang lalu.

"Dengan adanya Putusan PK ini, seluruh dualisme kepemimpinan PPP berakhir sudah. Pak Djan tidak berhak lagi menggunakan atribut Ketua Umum PPP dalam bentuk apapun, tidak berhak lagi menggunakan kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro 60, dan tidak lagi bisa menggugat keabsahan kepemimpinan PPP atas nama DPP yang diklaimnya selama ini," lanjut Rommy.

Ia mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya pada Majelis Hakim PK MA atas putusan tersebut, menurutnya sikap inilah yang ditunggu pihak PPP seluruh Indonesia. Pihak Djan Faridz diminta menyudahi upaya perlawanan, karena sudah tak ada lagi jalur hukum yang bisa ditempuh.

"Saya menyerukan kepada pak Djan, sudahilah seluruh pertikaian. Umat menunggu kiprah nyata PPP menuju Pileg yang tinggal 22 bulan lagi," pungkas Rommy.


(DEN)