OTT di Banjarmasin Diduga terkait Suap Pengesahan Raperda

Juven Martua Sitompul    •    Jumat, 15 Sep 2017 10:44 WIB
ott kpk
OTT di Banjarmasin Diduga terkait Suap Pengesahan Raperda
Ilustrasi: Pejabat ditangkap karena korupsi. Foto: MTVN.

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo tak menampik operasi tangkap tangan (OTT) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, diduga terkait suap terkait pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa Kepala Daerah tentang Penambahan Penyertaan Modal Kota Banjarmasin. Namun, Dia enggan merincinya. 

"Tunggu konpers," kata Agus saat dikonfirmasi, Jumat 15 September 2017.

Dalam OTT pada Kamis 14 September 2017 malam, Satuan Tugas (Satgas) KPK menjaring lima orang. Mereka terdiri dari unsur anggota DPRD Kota Banjarmasin, pejabat badan usaha milik daerah, dan pihak swasta.

Dari kelima orang itu, Satgas mengamankan sejumlah orang. Diduga kuat, uang itu berkaitan dengan kasus suap pengesahan raperda ini.

Saat ini, kelima orang tersebut tengah menjalani pemeriksaan awal di Mapolda Kalimantan Selatan. Mereka baru akan dibawa ke Kantor KPK di Jakarta nanti siang.

Kelimanya akan menjalani pemeriksaan intensif 1x24 jam. Dari sana, Lembaga Antirasuah akan menetukan nasib kelimanya apakah menjadi tersangka atau tidak.


(OGI)