Kejagung Buka Pintu untuk Densus Tipikor

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 13 Oct 2017 15:52 WIB
densus tipikor
Kejagung Buka Pintu untuk Densus Tipikor
Jaksa Agung M. Prasetyo. Foto: MI/Immanuel.

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa Agung M. Prasetyo membuka pintu kerja sama dengan Datasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Mabes Polri. Kendati, Kejaksaan Agung enggan masuk ke dalam Densus.

"Itu bagus. Itu yang bener. Bukan berarti kita saling membaurkan diri, bukan. Tapi dalam bersinergi perlu," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 13 Oktober 2017.

Dia menuturkan, segala penegakan hukum harus mengacu pada perundang-undangan yang berlaku. Taat asas wajib hukumnya. "Termasuk dalam penanganan hukum jangan sampai melanggar undang-undang," jelas dia. 

Mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum ini mengatakan, pihaknya mengapresiasi rencana kepolisian untuk membentuk Densus Tipikor. Tentunya, kata dia, perlu ada koordinasi di lingkup organisasi Polri. 

Baca: Kapolri Sebut Densus Tipikor Bukan Kompetitor KPK

Sementara itu, kata dia, Kejagung telah memiliki Satuan Tugas Khusus Penangganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (Satgasus P3TPK). Satgas yang dibentuk sejak 2015 sudah menangani hingga menyelesaikan berbagai perkara korupsi. 

"Kalau nanti Densus sudah terbentuk dan mereka bekerja. Kita respons itu," ujar dia. 

Prasetyo meminta agar kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri menperkuat Satgasus P3TPK sehingga bisa bersinergi dengan Densus Tipikor. "Mereka kerja melakukan penyidikan perkara korupsi melalui Densusnya. Kita terima penyidikan mereka untuk dilimpahkan di pengadilan," beber dia. 


(OGI)