Warga Diminta tak Memilih Cakada Terindikasi Korupsi

Juven Martua Sitompul    •    Senin, 11 Jun 2018 11:53 WIB
pilkada serentakpilgub
Warga Diminta tak Memilih Cakada Terindikasi Korupsi
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang/MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia bijak memilih calon kepala daerah (cakada). Warga diminta tak memberi ruang kepada cakadan terindikasi korupsi.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang juga meminta kandidat Pilkada Serentak 2018 tidak menebar janji berlebihan. Apalagi melakukan hal-hal koruptif.

"Beban berat itu bisa datang dari janji-janji yang tidak realistis, politik uang, tidak konsisten kata dan perbuatan," tegas Saut saat dikonfirmasi, Senin, 11 Juni 2018.

Menurut Saut, warga sebaiknya memilih pemimpin berintegritas dan mampu membawa daerahnya ke arah yang lebih baik. Seluruh warga diharapkan memilih calon berdasarkan rekam jejak.

"Memilih pemimpin itu harus dengan pikiran hati dan perbandingan yang detail satu calon dengan calon yang lain. Jangan lihat di permukaan," ujar dia.

Saut berharap warga tak ragu melaporkan calon yang melakukan praktik-praktik rasuah. Penegak hukum dipastikan menindak.

"Laporkan kalau ada yang main money politics ke pihak yang kompeten," tegas dia.


(OJE)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA