Keponakan Novanto segera Diadili

Juven Martua Sitompul    •    Jumat, 06 Jul 2018 11:57 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Keponakan Novanto segera Diadili
Keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo/ANT/Hafidz Mubarak A

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas penyidikan tersangka Irvanto Hendra Pambudi (IHP) ke tahap penuntutan atau tahap II. Keponakan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto itu segera diadili.

"Tadi untuk IHP sudah selesai proses penyerahan tersangka dan berkas perkara dari penyidik ke penuntut umum," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 6 Juli 2018.

Jaksa penuntut memiliki waktu 14 hari menyusun surat dakwaan. Surat itu akan dibacakan di pengadilan.

"Dalam waktu dekat akan kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta," ucap dia.

Baca: Irvanto Mengaku Serahkan SGD1,5 Juta ke Agun Gunandjar

KPK menetapkan Made Oka Masagung (MOM) dan mantan Direktur PT Murakabi Irvanto Hendra Pambudi (IHP) sebagai tersangka korupsi KTP-el. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti dan fakta yang muncul dalam persidangan maupun pemeriksaan.

Irvanto dan Made Oka bersama Novanto, Anang Sugiana, Andi Narogong, Irman serta Sugiharto diduga memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau suatu korporasi. Akibatnya, negara rugi hingga Rp2,3 triliun dari megaproyek bernilai Rp5,8 triliun tersebut.

Made Oka dan Irvanto disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


(OJE)