Sekretaris Sanusi Kirim Duit Miliaran ke Pengusaha

Renatha Swasty    •    Senin, 17 Oct 2016 17:14 WIB
kpk tangkap legislator dki
Sekretaris Sanusi Kirim Duit Miliaran ke Pengusaha
M Sanusi/MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Engineering dan kontraktor PT Tribangun Pilar Persada, Hendrikus Kangean, pernah mendapat transferan uang dari Gina Prilianti, sekretaris eks anggota DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi. Duit yang ditansfer berjumlah miliaran.

Hal ini terungkap saat Hendrikus dihadirkan dalam sidang untuk terdakwa Sanusi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Awalnya, Jaksa Penuntut Umum pada KPK menanyakan soal Gina.

"Anda tau Gina? Dia siapa?" tanya Jaksa Penuntut Umum pada KPK.

"Setahu saya sekretaris pak Sanusi," jawab Hendrikus.

Jaksa lantas menanyakan uang miliaran yang pernah dikirim Gina pada Hendrikus. Pada catatan Jaksa, Gina pernah mentransfer uang ke Hendrikus Rp750 juta dan Rp350 juta.

Ditanya soal itu, Hendrikus menjawab "Lupa."

Untuk mengingatkan Hendrikus, Jaksa memperlihatkan rekening koran milik Hendrikus. Di sana tertera Gina dua kali mentransfer.

Jaksa lantas menanyakan kembali. Tapi, Hendrikus mengaku tidak ingat. "Saya enggak hapal," kata Hendrikus.

Masih belum puas dengan jawaban itu, Jaksa menanyakan apa uang yang dikirim ada hubungannya dengan Sanusi. Hendrikus hanya membisu.

Selain mendapat uang dari Sekretaris Sanusi, Hendrikus juga pernah mendapat uang hampir Rp4 miliar dari Komisaris PT Imemba Contractors, Boy Ishak. Hal ini diketahui dari rekening koran milik Hendrikus.

Boy dua kali mengirim duit pada Hendrikus Rp2 miliar dan Rp1,8 miliar. Lagi-lagi, Hendrikus mengaku lupa soal itu.

Tapi, Hendrikus mengaku ia dan Boy saling kenal. Keduanya dikenalkan Sanusi dan sempat ngobrol.

"2014, kita ketemu sama sama pak Boy. Pak Sanusi, saya, pak Boy. Hanya ngobrol-ngobrol biasa," ujar Hendrikus.

Dalam dakwaan, Gina dan Hendrikus pernah membayarkan uang angsuran pembelian rumah milik Sanusi. Sementara Boy, pernah membelikan mobil Jaguar tipe XJL 3.0 V6 A/T tahun 2013 nomor polisi B 123 RX.

Mobil itu diatasnamakan PT Imemba Contractors yang kemudian dibaliknamakan atas nama Gerard Archie Istiarso yang dipesan oleh terdakwa Sanusi dengan harga Rp2.250.000.000.

"Terdakwa meminta uang pada Boy Ishak (Komisaris PT Imemba Contractors) sejumlah Rp2.000.000.000," beber Jaksa Budhi.


(OJE)

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

Janji Djarot Buat Warga Kalimati Jakarta Barat

12 hours Ago

Djarotberjanji akan memperbesar puskesmas dan membangun infrastruktur yang dibutuhkan warga.

BERITA LAINNYA