KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Gedung IPDN Rokan Hilir

Surya Perkasa    •    Selasa, 14 Mar 2017 19:48 WIB
kasus korupsi
KPK Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Gedung IPDN Rokan Hilir
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga tersangka kasus korupsi proyek pembangunan gedung IPDN Rokan Hilir, Riau. Komisi antirasyuah menyatakan bukti-bukti telah cukup dan proses hukum naik ke tahap penyidikan.
 
"Telah ditemukan bukti yang cukup untuk memasuki proses penyidikan untuk kasus tersebut," kata Juru Bicara Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa 14 Maret 2017.
 
Tiga nama yang dimaksud yakni General Manager PT Hutama Karya Persero Budi Rahmat Kurniawan, Pejabat Pembuat Komitmen Pusat Administrasi dan Pengelolaan Aset Sekretariat Jenderal Kemendagri Dudy Jocom, dan Senior Manager Pemasara PT Hutama Karya Bambang Mustaqim.
 
Nilai proyek pembangunan gedung kampus IPDN Rokan Hilir, Riau itu mencapai Rp91,62 miliar dan dimasukkan ke dalam anggaran Kementerian Dalam Negeri Tahun Anggaran 2011. Indikasi kerugian dalam kasus ini menembus angka Rp34 miliar.
 
"Penyidikan kasus TPK pengadaan dan pengerjaan konstruksi IPDN Rokan Hilir, Riau, merupakan kasus yang terpisah dengan kasus IPDN Agam, Sumatera Bara," terang Febri.
 
Dudy dan Budi diketahui juga terlibat dan telah menjadi tersangka dalam pengerjaan proyek IPDN Agam, Sumbar. Sementara itu Budi juga pernah menjadi tersangka pada kasu pembangunan pusat Diklat Pelayaran Sorong tahap III pada September 2014.
 
Ketiganya disangkakan telah melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


(FZN)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

6 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA