Tangan Kanan Akil Mochtar Kembali jadi Tersangka

Surya Perkasa    •    Rabu, 15 Mar 2017 20:37 WIB
akil mochtarkasus korupsi
Tangan Kanan Akil Mochtar Kembali jadi Tersangka
Muchtar Effendi/MI/Rommy P/ip

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Muchtar Effendi, tangan kanan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, sebagai tersangka. Kali ini Muchtar dijerat kasus suap terkait penanganan sengketa Pilkada Empat Lawang dan Pilkada Palembang di MK.

"Terkait pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi, penerima hadiah atau janji," Kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu 15 Maret 2017.

Pengusaha yang menjalankan bisnis Akil ini diduga bersama hakim konstitusi menerima suap yang memengaruhi putusan perkara.

Muchtar sebelumnya telah pernah divonis lima tahun penjara dan denda Rp200 juta karena terbukti menghalang-halangi proses hukum. Febri menyebut, Muchtar dengan sengaja mencegah, menghalangi, merintangi, atau menggagalkan secara langsung maupun tidak langsung pada penyelidikan, penyidikan dan penuntutan serta dalam pemeriksaan di pengadilan kepada saksi dan terdakwa.

Muchtar diketahui mendapat tambahan modal dan menjalankan uang milik Akil. Dia tercatat menjalankan sejumlah bisnis dari uang Akil. Beberapa di antaranya jual-beli mobil, atribut kampanye, serta konsultan kampanye pemilihan kepala daerah.

Atas perbuatannya ini Muchtar dijerat Pasal 12 huruf c Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.



(DHI)