Ribuan Halaman Pleidoi Jessica Dianggap Cuma Aksi Teatrikal

Arga sumantri    •    Senin, 17 Oct 2016 16:02 WIB
kematian mirna
Ribuan Halaman Pleidoi Jessica Dianggap Cuma Aksi Teatrikal
Jessica Kumala Wongso dan pengacaranya/AFP/Adek Berry

Metrotvnews.com, Jakarta: Ribuan halaman nota pembelaan (pleidoi) tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso tak membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) takjub. Pleidoi disebut hanya bagian dari aksi teatrikal penasihat hukum Jessica di persidangan.

Bagi jaksa, lebih dari tiga ribu halaman nota pembelaan tim kuasa hukum Jessica, mayoritas hanya berisi transkip keterangan saksi dan ahli yang dihadirkan dalam persidangan. Pleidoi Jessica disebut hanya sebagai bentuk 'aksi drama' tim kuasa hukum.

"Persidangan disiarkan langsung oleh empat stasiun televisi, oleh karena itu penasihat hukum butuh aksi teatrikal," kata Jaksa Melani Wuwung saat membacakan replik di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Baca: Pengacara dan Jaksa Adu Penilaian Soal Pledio Jessica

Menurut Melani, ribuan halaman pleidoi minim substansi. Bagian yang memiliki isi tak menyentuh angka 250 halaman.

"Substansinya hanya 232 halaman. Itu pun masih butuh dua hari dibacakan. Sungguh luar biasa," ujar dia.



Jaksa, kata Melani, berkseimpulan pleidoi kubu Jesaica sangat spekulatif. Pleidoi juga dianggap penuh asumsi tanpa dasar dan berisi tuduhan tidak jelas. Selain itu, Melani mengistilahkan pleidoi Jessica 'kering sumber hukum untuk menopang argumentasi penasihat hukum'.

Berdasarkan hasil analisis pleidoi tim Jessica, jaksa menilai penasihat hukum justru menerangkan nota pembelaan seperti orang awam. Tim penasihat hukum Jessica seolah menyamakan pola pikir hukum dengan pola pikir umum yang awam.

"Ini hanya untuk mengelabui masyarakat yang belum mengetahui hukum," ujar Melani.


(OJE)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

12 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA