Petinggi PT Protelindo Diperiksa Kasus Suap Mustofa Kamal

Juven Martua Sitompul    •    Rabu, 18 Jul 2018 11:33 WIB
kasus suap
Petinggi PT Protelindo Diperiksa Kasus Suap Mustofa Kamal
Ilustrasi KPK - MI.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sitac Division Manager PT Protelindo, Suciratin. Dia akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap izin pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto pada 2015, dengan tersangka Bupati nonaktif Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP).

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MKP," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 18 Juli 2018.

Selain Suciratin, penyidik juga memanggil mantan Wakil Bupati Malang Subhan dan satu orang karyawan PT Protelindo, Indra Mardhani. Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama.

Pada proses penyidikan kasus ini, penyidik sudah beberapa kali memanggil petinggi PT Protelindo. Tak hanya memeriksa saksi, tim KPK bahkan telah menggeledah kantor PT Tower Bersama di The Convergence Indonesia dan kantor PT Protelindo di Menara BCA, Jakarta.

(Baca juga: Mobil dan Jet Ski Milik Bupati Mojokerto Disita)

Dari penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen dan surat elektronik, termasuk rekening koran yang diduga berkaitan dengan kasus suap tersebut. Sayangnya, pihak KPK masih irit bicara saat disinggung apakah pengembangan penyidikan mengarah ke pihak korporasi.

KPK sebelumnya menetapkan Mustofa sebagai tersangka dalam dua perkara, yaitu dugaan suap terkait izin pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto pada 2015 dan gratifikasi.

Tak hanya Mustofa, penyidik juga turut menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mojokerto Zainal Abidin, Permit and Regulatory Division Head PT Tower Bersama Grup Ockyanto, dan Direktur Operasi PT Protelindo Onggo Wijaya sebagai tersangka.

Dalam kasus suap pembangunan menara telekomunikasi, Mustofa diduga menerima suap sebesar Rp2,7 miliar. Sementara pada kasus dugaan gratifikasi terkait proyek di lingkungan pemerintahan Kabupaten Mojokerto, Mustofa bersama Zainal diduga menerima Rp3,7 miliar.




(REN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA