Aman Abdurrahman Dianggap Mengakui sebagai Peneror

Aman Abdurrahman Dianggap Mengakui sebagai Peneror
Jaksa Agung M Prasetyo. Foto: Medcom.id/Lukman Diah Sari.

Jakarta: Jaksa Agung Muhammad Prasetyo menganggap terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman telah mengakui perbuatannya. Kesimpulan itu muncul usai Aman mengajukan nota pembelaan.
 
"Aman itu mengatakan siap mati sahid, ya itu berarti mengakui tuduhan jaksa," ujar Prasetyo di Kompleks Kejagung, Kamis, 31 Mei 2018.
 
Ia menegaskan tuntutan yang diberikan jaksa kepada Aman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tak akan berubah. Aman tetap dituntut hukuman mati. "Saya rasa jaksa tidak ada laporan mengubah, tetap pada tuntutan semula (hukuman mati)," tuturnya.
 
Kejahatan yang dilakukan Aman sebagai pimpinan Jamaah Ansharud Daulah (JAD) dinilai tak bisa diberikan keringanan atas dasar apa pun. Peran Aman terkait serangkaian insiden bom bunuh diri di Tanah Air memperberat tuntutan.
 
"Si Aman ini disangkakan dalam bom Thamrin dan Kampung Melayu, termasuk yang di Surabaya ternyata jaringan JAD, Pekanbaru pun terafiliasi JAD juga," ujarnya.

Baca: Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati

Tuntutan JPU juga diperberat dengan tindakan Aman sebagai residivis dalam kasus yang sama. Aman dinilai dapat membahayakan kehidupan masyarakat dengan penyebaran paham kepada pengikutnya.
 
"Aman Abdurrahman ini setiap dakwahnya mengatakan pengikutnya untuk jihad di tempatnya masing-masing. Ini yang dikerjakan mereka, termasuk menulis buku-buku yang dijadikan acuan pengikutnya," pungkasnya.




(FZN)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

22 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA