Pemprov DKI Minta Sidang Lahan Cengkareng Dipindah ke PN Jakbar

Nur Azizah    •    Senin, 22 Aug 2016 14:40 WIB
pembelian lahan cengkareng
Pemprov DKI Minta Sidang Lahan Cengkareng Dipindah ke PN Jakbar
Pengadilan negeri Jakarta Barat

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta persidangan kasus sengketa lahan Cengkareng Barat dipindah dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
 
Staf Biro Hukum DKI Jakarta Nadia mengatakan, persidangan sengketa lahan seluas 4,6 haktare itu seharusnya digelar di PN Jakarta Barat.
 
"Kami mengajukan kompetensi relatif ke PN Jakarta Pusat. Maksudnya, kami meminta agar persidangan dipindah ke PN Jakarta Barat," kata Nadia di PN Jakarta Pusat, Jalan Bungur Raya, Senin (22/8/2016).
 
Nadia menjelaskan, penggugat Toeti Noezlar Soekarno menekankan gugatannya pada lahan Cengkareng Barat. Menurut Pasal 118 Herzien Inlandsch Reglement (HIR), gugatan diajukan ke PN berdasarkan benda tidak bergerak yang dijadikan objek sengketa.

Baca: Saksi Kunci Ungkap Skandal Pembelian Tanah di Cengkareng Barat
 
"Kalau digugatan itu, yang ditekankan tanahnya. Tanah itu berada di Jakarta Barat, jadi seharusnya persidangannya di Jakarta Barat," ujar Nadia.


Lahan sengketa di Cengkarenag Barat. Foto: MTVN/Wanda Indana.
 
Agenda persidangan kali ini mendengarkan jawaban dari Pemprov DKI Jakarta mewakili Dinas Keluatan Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPP) serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Persidangan sempat tertunda selama satu setengah jam dari jadwal semula, pukul 10.00 WIB. Hal tersebut lantaran Pemprov DKI terlambat datang.
 
Sekitar pukul 11.30 WIB sidang baru dimulai. Ketua majelis hakim John Tony Hutahuruk memimpin jalannya persidangan. Dari pihak penggugat hadir Taufik selaku kuasa hukum Toeti Noezlar Soekarno.

Baca: Mediasi Kepemilikan Lahan Cengkareng Kembali Gagal
 
Persidangan lahan Cengkareng berlangsung singkat, tak lebih dari 15 menit. Dalam persidangan itu, pihak Pemprov menyerahkan 43 lembar jawaban terkait gugatan Toeti.
 
"Jawaban kami, jual beli yang dilakukan Toeti ke Dinas perumahan tidak sah," tandas Nadia.
 


(FZN)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

3 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA