Diburu Wartawan, Penyuap Bupati Rita Berasa Artis

Muhammad Al Hasan    •    Selasa, 13 Feb 2018 16:02 WIB
gratifikasi bupati kutai rita widyasari
Diburu Wartawan, Penyuap Bupati Rita Berasa Artis
Heri Susanto Gun alias Abun. Foto: MTVN/Hasan

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Direktur Utama PT Sawit Golden Prima (PT Prima) Heri Susanto alias Abun. Terduga penyuap Bupati nonaktif Kutai Kartanegara Rita Widyasari itu merasa seperti artis saat diburu wartawan.
 
Abun tiba di gedung KPK sekitar Pukul 13.50 WIB tanpa mau menjawab pertanyaan wartawan. Setelah menjalani pemeriksaan, Abun keluar sekitar Pukul 15.00 WIB tanpa menggubris pertanyaan wartawan yang meminta keterangan terkait detail pemeriksaan. "Artis, Artis," Kata Abun di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa 13 Februari 2018.
 
KPK menetapkan Rita dalam tiga perkara rasuah. Pertama, Rita dan Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin ditetapkan sebagai tersangka TPPU. Keduanya diduga menerima Rp436 miliar yang merupakan fee proyek, fee perizinan, dan fee pengadaan lelang barang dan jasa dari APBD selama menjabat sebagai Bupati Kukar.

Baca: Bupati Kukar Bantah Terima Gratifikasi Rp436 Miliar 

Kedua, Rita dan Khairudin juga ditetapkan sebagai tersangka suap bersama dengan Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun alias Abun. Rita diduga menerima suap sebesar Rp6 miliar dari Abun terkait pemberian izin operasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit PT Sawit Golden Prima di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman.
 
Ketiga, Rita dan Khairudin ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi. Rita bersama Khairudin diduga menerima uang sebanyak Rp6,97 miliar terkait dengan sejumlah proyek di Kabupaten Kukar.
 
Selain penetapan tersangka, KPK juga menyita sejumlah aset milik Rita. Aset yang disita terdiri dari mobil Toyota Vellfire, Ford Everest, dan Land Cruiser hingga dua unit apartemen di Balikpapan, Kalimantan Timur.




(FZN)