Ada 'Zumi Zola' Lain di Suap APBD Jambi

Juven Martua Sitompul    •    Jumat, 09 Feb 2018 08:06 WIB
ott anggota dprd jambi
Ada 'Zumi Zola' Lain di Suap APBD Jambi
Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli (tengah) memberikan keterangan pers pascapenetapan statusnya sebagai tersangka oleh KPK. Foto: Antara/Wahdi Septiawan.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengumpulkan bukti keterlibatan pihak lain selain Gubernur Jambi Zumi Zola (ZZ) di kasus penerimaan hadiah atau gratifikasi atas sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Diduga kuat, masih ada pihak lain yang terlibat dalam praktik korupsi ini.

Hal ini mengingat Lembaga Antikorupsi baru menetapkan Zumi dan Plt Kadis PUPR Jambi Arfan (ARN), selaku pihak penerima gratifikasi sebagai tersangka. Belum ada pihak pemberi gratifikasi yang diseret dalam kasus ini.

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah mengakui pengusutan kasus itu tak berhenti di Zumi dan Arfan. Untuk mengusut kasus ini lebih terang, termasuk menemukan pihak yang terlibat lainnya, penyidik memeriksa saksi di dua lokasi sekaligus.

"Hari ini memeriksa satu saksi dari pihak swasta diperiksa untuk dua tersangka, yaitu ARN dan ZZ jadi keterangannya akan digunakan dalam dua berkas tersangka tersebut," kata Febri saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat, 9 Februari 2018.

Febri mengatakan ada beberapa hal yang ingin dikonfirmasi penyidik dalam pemeriksaan kali ini. Pertama, kata dia, penyidik ingin mencari tahu peran Zumi Zola dan Arfan dalam sejumlah proyek di lingkungan Pemprov Jambi.

"Penyidik mendalami sejauh mana pengetahuan saksi terkait dengan proyek di Provinsi Jambi dan dugaan penerimaan gratifikasi oleh tersangka ARN dan ZZ," ucap Febri.

Febri mengungkapkan ada 15 saksi yang diperiksa penyidik dalam kasus ini. Mereka yang diperiksa terdiri dari unsur pejabat daerah ataupun pihak swasta.

"Untuk penyidikan ini, sekitar 15 saksi sudah diperiksa dua tersangka mulai dari pejabat dan PNS Pemprov dan pihak swasta," pungkas Febri.

Adanya pihak lain yang tengah dibidik diamini oleh pimpinan KPK. Salah satu yang diselisik perannya adalah istri Zumi, Sherrin Tharia. Saat ini, penyidik masih mengumpulkan bukti kuat yang mengarah kepada istri orang nomor satu di Jambi itu.

"Kalau istri yang bersangkutan ada sangkut pautnya, masih pengembangan," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan beberapa waktu lalu.

Tak hanya membidik Sherrin, Lembaga Antirasuah juga telah mengantongi nama-nama pengusaha yang memberi gratifikasi kepada politikus PAN tersebut. Basaria memastikan pihak-pihak itu akan dijerat setelah tim kembali dari lokasi penggeledahan.

Baca: KPK Bidik Orang di Sekitar Zumi Zola

Zumi Zola dan ditetapkan sebagai tersangka suap dan gratifikasi atas proyek-proyek di Pemprov Jambi senilai Rp6 miliar. Keduanya diduga kuat 'memalak' sejumlah pengusaha dengan dalil izin sejumlah proyek di Pemprov Jambi. 

Uang gratifikasi yang diterima dari sejumlah proyek itu disiapkan Zumi Zola sebagai 'uang ketok palu' kepada DPRD Jambi. Tujuannya untuk memuluskan APBD Jambi tahun anggaran 2018.

Atas perbuatannya, Zumi Zola dan Arfan disangkakan pasal 12 huruf B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam kasus ini, KPK lebih dulu menetapkan empat orang tersangka dalam kasus suap pengesahan APBD Provinsi Jambi. Mereka adalah anggota DPRD Jambi Supriyono, Plt Sekda Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Jambi Arfan, dan Asisten Daerah III Syaifuddin.




(OGI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA