Sandi Bungkam Ditanya Berkas Perkara Koleganya

Dhaifurrakhman Abas    •    Minggu, 11 Mar 2018 21:17 WIB
kasus penggelapan
Sandi Bungkam Ditanya Berkas Perkara Koleganya
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di HUT Gerindra ke-10 - Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bungkam saat disinggung soal perkembangan kasus penggelapan tanah yang melibatkan rekan bisnisnya, Andreas Tjahjadi. Berkas Andreas sudah dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Politikus Gerindra ini hanya tersenyum saat awak media kembali mengonfirmasi rampungnya berkas perkara tersebut.  Dia bersikukuh menolak menjawab dan menghindari awak media.

Orang nomor dua di DKI Jakarta ini justru menghindari wartawan dengan melayani swafoto para simpatisan dan kader Gerindra yang hadir dalam acara puncak perayaan HUT ke-10 Gerindra di Lapangan Arcici, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Minggu, 11 Maret 2018.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI, Nirwan Nawawi, mengatakan berkas tersebut sudah dinyatakan lengkap sejak Senin, 5 Maret 2018. Nirwan menuturkan saat ini masih menunggu pelimpahan barang bukti dan tersangka dari penyidik Polda Metro Jaya.

Baca: Sandi Dalam Pusaran Kasus Penggelapan Tanah

"Berkas sejak 5 Maret sudah dinyatakan lengkap baik secara formil maupun materil. Selanjutnya pihak penyidik melimpahkan tersangka berikut barang bukti kepada penuntut umum, tetapi kapan waktunya itu menjadi domain penyidik Polda," ungkap Nirwana kepada Medcom.id.

Kasus itu bermula dari laporan Fransiska Kumalawati Susilo, penerima kuasa dari pelapor bernama Edward Soerdjaya, yang mengadukan kasus dugaan penipuan dan penggelapan ke Markas Polda Metro Jaya.

Laporan polisi teregistrasi dengan Nomor: LP/1151/III/2017/PMJ/Dit.Reskrimum pada 8 Maret 2017. Fransiska mengaku merugi hingga Rp12 miliar akibat tanahnya digelapkan PT Japirex. Sementara status Sandiaga saat ini sebagai saksi.


(JMS)