64 WNA Dideportasi dari Mataram Sepanjang 2017

   •    Rabu, 20 Dec 2017 07:27 WIB
deportasi
64 WNA Dideportasi dari Mataram Sepanjang 2017
Ilustrasi pelayanan imigrasi/ANT/Galih Pradipta

Mataram: Sebanyak 64 warga negara asing (WNA) dideportasi dari Mataram, Nusa Tenggara Barat, sepanjang 2017. Pemulangan dilakukan terhitung 1 Januari-15 Desember 2017.

"Kebanyakan dari mereka merupakan warga berkebangsaan Tiongkok," kata Kepala Seksi Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Mataram Rahmat Gunawan seperti dilansir Antara, Rabu, 20 Desember 2017.

Setidaknya, ada 18 warga Tiongkok yang dipulangkan ke daerah asalnya. Sedangkan warga Malaysia tercatat 11 orang, dan warga Australia 6 orang.

Pada awal 2017, terang Rahmat, pihaknya memulangkan 5 warga Timor Leste yang bekerja sebagai kru kapal. Mereka melanggar aturan keimigrasian.

Sedangkan dari Bulgaria, Spanyol, dan Korea Selatan masing-masing 2 orang. Sisanya berasal dari Hongaria, Turki, Swiss, Kanada, Jepang, dan Belgia.

Rahmat menerangkan persoalan paling banyak muncul ialah izin tinggal mereka selama di NTB. Seperti dua WNA yang tersandung pidana keimigrasian, yakni Peter Johannes Buitelaar asal Belanda dan Hassan Bin Che Mamat dari Malaysia.

Johannes tersandung permasalahan izin tinggal yang sudah kedaluwarsa. Johannes berprofesi sebagai pekerja LSM dan nekat tinggal lama di Indonesia dengan alasan telah menikahi perempuan asal Lendang Lekong, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Johannes dan istri, Karniawati, yang menikah pada 2010 telah dikaruniai dua anak. Izin kunjungan Johannes habis pada April 2016. Ia ditangkap petugas imigrasi dan kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Mataram pada 2 Oktober 2017.

Ia dinyatakan bersalah melanggar Pasal 119 Ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian. Majelis Hakim dalam putusannya menjatuhi hukuman pidana penjara kepada pria berusia 50 tahun tersebut selama 10 bulan dengan denda Rp50 juta subsider satu bulan kurungan.


(OJE)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA