Pembunuh Hunaedi Dinilai Profesional

Deny Irwanto    •    Selasa, 10 Apr 2018 07:09 WIB
pembunuhan
Pembunuh Hunaedi Dinilai Profesional
Ilustrasi/MI/Ramdani

Jakarta: Pembunuh pensiunan TNI AL Peltu (Purn) Hunaedi, 83, diduga profesional. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan dugaan tersebut terlihat dari tusukan yang dihujamkan pelaku tepat mengenai bagian vital.

"Ya cukup profesional dan berani. Nanti bisa kita simpulkan. Masuk langsung menyentuh jantung itu langsung mematikan," kata Indra saat dikonfirmasi, Selasa, 10 April 2018.

Namun, penyidik belum mengetahui pasti jenis pisau yang digunakan pelaku. Hingga saat ini, polisi masih berupaya mengidentifikasi pelaku.

Baca: Hunaedi Diterjang 3 Tusukan

Begitu juga motif pembunuhan. Istri korban, Sopiah, yang sempat trauma, sudah kembali dimintai keterangan.

"Nanti kan kalau mungkin motifnya apakah ada yang dendam dengan beliau ini, lingkungan terdekat mungkin misalkan, kalau yang luar apakah benar murni ini. Tentunya, namanya penyidikan semua yang berkait pasti kita akan kembangkan," jelas Indra.

Baca: Istri Jadi Saksi Kunci Pembunuhan Hunaedi

Pembunuhan terjadi pada Kamis, 5 April 2018 sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, Hunaedi yang sedang mengaji usai salat magrib mendengar seseorang mengetuk pintu rumahnya.

Hunedi membukakan pintu. Pelaku langsung menganiaya korban dan membenturkan kepala korban ke tembok. Sopiah yang sedang berada di kamar lantas keluar dan menyaksikan suaminya dianiaya pelaku.

Baca: Pembunuhan Hunaedi Diduga Terencana

Sopiah langsung kabur melalui pintu samping. Ia berteriak meminta pertolongan warga sekitar.  Hunaedi ditemukan tewas bersimbah darah dengan beberapa luka tusukan. Sejauh Tak ada barang yang hilang dari rumah Hunaedi usai pembunuhan itu.


(OJE)