Menanti Status Hukum Dugaan Pornografi Rizieq Shihab

Ilham wibowo    •    Kamis, 18 May 2017 03:35 WIB
pornografi
Menanti Status Hukum Dugaan Pornografi Rizieq Shihab
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Foto: MI/M. Irfan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Status hukum kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang menyeret nama pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab masih dinanti. Rizieq merupakan orang yang diduga kuat berkomunikasi dengan Firza Husein, tersangka dalam kasus ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, penyidik punya pertimbangan dan strategi lain ihwal peningkatan status hukum Rizieq yang kini masih saksi terlapor. Status tersangka Firza, belum cukup menjerat keterlibatan Rizieq.   

"Ini pertimbangan penyidik beberapa pasal dan unsur-unsur di situ, tentu kita menerapkan pasal harus pas," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu 17 Mei 2017.

Rizieq sudah diberi kesempatan untuk mengklarifikasi. Polisi sudah dua kali mengirim surat panggilan untuk diperiksa ihwal komunikasi berkonten pornografi yang diduga antara Rizieq dengan Firza Husein. Tapi, Rizieq tak hadir.

Argo menegaskan, penyidik tidak perlu pengakuan dari Rizieq. Dua alat bukti semstinya cukup untuk mentersangkakan Rizieq. Meski demikian, kata Argo, hingga kini penyidik masih butuh waktu untuk memproses penemuan alat bukti ini agar nantinya masuk dalam berkas tuntutan.  

"Kita tunggu saja bagaimana penyidik melakukan tugasnya. Pengakuan pelaku itu adalah hal yang terakhir," tutur Argo.

Saat ini, Rizieq berada di luar negeri. Sejak pergi umroh, ia belum juga kembali ke tanah air.  Rizieq sempat terpantau ada di Malaysia, tapi kemudian pergi kembali.

Argo menyebut, saat ini Rizieq terpantau tengah berada di Jeddah, Arab Saudi. Proses pemulangan Rizieq masih dikoordinasikan dengan pihak interpol maupun imigrasi.

"Kita juga koordinasikan dengan pengacaranya, kemarin kan sudah mengetahui tanggal  13 Mei 2017 sudah keluar dari Kuala Lumpur, kemudian ke Jeddah, Arab Saudi," beber dia.


(REN)