Wakapolri-Dubes Yordania Bahas Penanganan Terorisme

Lukman Diah Sari    •    Senin, 28 Nov 2016 10:44 WIB
indonesia-yordania
Wakapolri-Dubes Yordania Bahas Penanganan Terorisme
Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin bertemu Duta Besar Kerajaan Jordania Al Hashimiah untuk RI Walid Abdel Rahman Jaffal Al Hadid, Senin 28 November/MTVN/Lukman Diah Sari

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin bertemu Duta Besar Kerajaan Jordania Al Hashimiah untuk RI Walid Abdel Rahman Jaffal Al Hadid. Keduanya membicarakan beragam aspek, termasuk terorisme.

Menurut Syafruddin, Yordania merupakan negara muslim di Timur Tengah yang sangat berhasil mengatasi terorisme. "Kita sudah punya kerjasama yang baik di bidang penanggulangan terorisme antara Yordania dan Indonesia. Kita tahu akhir-akhir ini beberapa hari belakangan sampai kemarin kita berhasil, kepolisian Indonesia berhasil mencegah pelaku-pelaku terorisme. Sampai hari ini kalau tidak salah sudah sembilan yang ditangkap," kata Syafruddin di kediaman Dubes Kerajaan Yordania, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/11/2016).

Tak hanya itu, kata jenderal bintang tiga ini, Yordania juga merupakan negara yang stabilitas keamanannya terjaga. Hampir 70 ribu warga Indonesia berziarah ke Masjidil Aqsa dan Yerusalem melalui Aman, Yodania. Pemerintahan setempat selalu melayani peziarah Indonesia dengan baik dari segi keamanan.

Indonesia, kata Syafruddin, tetap perlu bekerja sama dengan Yordania di bidang keamanan dan terorisme, meski berhasil meringkus pelaku bom. Terkahir, Indonesia berhasil mengungkap rencana pengebom di Majalengka.

"Oleh karena itu kita perlu kerja sama dengan Yordania. Setelah pertemuan ini, yang mulia sepakat untuk membantu dan lebih mempererat hubungan kerja sama masalah keamanan secara umum dan khususnya masalah penanggulangan terorisme," jelas dia.

Indonesia-Yordania akan bekerja sama bidang teknis dan teknologi. Indonesia dan Yordania bahkan akan saling mengunjungi untuk memperkuat jaringan kerja sama tersebut. Walid menyatakan pihaknya akan menerima Syafruddin di Yordania untuk bicara lebih dalam.

Sementara itu, Walid mengatakan, hubungan kerja sama antara Yordania dan Indonesia bukan hal baru. Keduanya hanya perlu memperdalam megingat banyak kelompok mengatasnamakan Islam dalam meneror.

"Islam bukan lah agama yang menebarkan teror. Islam adalah negara kedamaian, oleh karena itu kita semua sepakat bersama memerangi teror ini," ucapnya.

Yordania dan Indonesia sama-sama berpenduduk mayoritas muslim. Indonesia juga termasuk negara muslim terbesar di dunia. Selain itu, Yordania juga diketahui merupakan negara muslim di Timur Tengah yang memiliki stabilitas keamanan paling baik.


(OJE)