KPK Kembali Periksa Pejabat Perhutani Terkait Korupsi Pupuk

Surya Perkasa    •    Selasa, 14 Mar 2017 11:00 WIB
kasus korupsi
KPK Kembali Periksa Pejabat Perhutani Terkait Korupsi Pupuk
Juru Bicara KPK Febri Diansyah--Antara/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami kasus dugaan korupsi jual beli pupuk di Perum Perhutani. Penyidik akan memeriksa pimpinan Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah Periode 2010-2011 Heru Siswanto (HS).

"Heru Siswanto diperiksa sebagai saksi, dengan jabatan Direktur Pengelolaan Sumber Daya Hutan (PSDH) Perum Perhutani," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Selasa 14 Maret 2017.

Heru akan diperiksa penyidik sebagai saksi untuk tersangka Bambang Wuryanto, Kepala Biro Pembinaan Sumber Daya Hutan Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah 2010-2011. Selain Heru, KPK juga memanggil Anwar Rosyid Jatmiko, salah satu karyawan CV Lancar Rizki, untuk tersangka Bambang Wuryanto.

Baca: KPK Tetapkan 5 Tersangka Baru Kasus Pupuk

Komisi antirasuah juga memanggil saksi untuk Heru yang menjadi tersangka. Saksi yang didatangkan bernama Dadyo Hermanto. KPK tidak menjelaskan latar belakang Dadyo.

Heru dan Bambang merupakan dua dari lima tersangka baru kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk di lingkungan Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah. Untuk pengadaan periode 2010-2011, Heru dan Bambang ditetapkan sebagai tersangka bersama Dirut Berdikari 2010-2011 Asep Sudrajat Sanusi.

Sementara itu, dua tersangka lainnya terjerat pengadaan pupuk periode 2012-2013. Mereka adalah Dirut PT Berdikari Persero pada 2012-2013 Librato El Arif dan Kepala Perum Perhutani Unit 1 Jawa Tengah 2012-2013 Teguh Hadi Siswanto. Kelimanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 65 KUHP.

Perkara ini merupakan pengembangan dari kasus suap yang menyeret Direktur Keuangan PT Berdikari Siti Marwa. Siti sudah divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan karena terbukti menerima fee Rp2,2 miliar terkait kesepakatan jual-beli pupuk urea dari sejumlah perusahaan rekanan PT Berdikari.


(YDH)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

6 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA