Emirsyah Irit Bicara Usai Diperiksa KPK

Damar Iradat    •    Rabu, 01 Mar 2017 18:10 WIB
emirsyah satar tersangka
Emirsyah Irit Bicara Usai Diperiksa KPK
Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/3/2017). Foto: MI/M. Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar berusaha kooperatif dengan penyidik KPK. Ia menyebut kedatangannya hari ini ke KPK bukti konkret mendukung penyelidikan kasus suap pembelian  pesawat.

Emir diperiksa selama kurang lebih enam jam. Ia keluar dari gedung KPK sekitar pukul 15.40 WIB.

"Saya hadir sebagai saksi Pak Soetikno. Saya mau kooperatif. Kalau materi pemeriksaan tanya ke penyidik saja," kata Emir di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, 1 Maret 2017.

Soetikno Soedarjo adalah Direktur Utama PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Group. Emir diduga terlibat kasus suap pengadaan 11 pesawat Airbus A330-300 oleh PT Garuda pada 2012.

Airbus A330-300 memiliki tiga pilihan tenaga mesin, yaitu Rolls Royce 700, Pratt & Whitney PW 400, atau GE CF6-80E. Garuda membeli pesawat bermesin Rolls Royce Trent 700.

Mesin Trent 700 ini ternyata masuk 'daftar hitam' lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat, Federal Aviation Administration Safety Alert. Namun, mesin itu tetap digunakan untuk menerbangkan Airbus A330-300.

Dalam kasus ini, Emirsyah diduga menerima suap dalam bentuk uang dan barang dari Soetikno. Uang yang diterima Emirsyah diduga 1,2 juta Euro dan USD180 ribu atau setara Rp20 miliar. Sedangkan barang senilai USD2 juta tersebar di Singapura dan Indonesia.

Emirsyah diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Soetikno sebagai pemberi suap disangkakan dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.


(TRK)

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

1 day Ago

Saat ini proses persidangan masih fokus pada penyelesaian perkara korupsi KTP elektronik yang d…

BERITA LAINNYA