Keluarga Adam Tuntut Keadilan Jika Terbukti Ada Penganiayaan

Riyan Ferdianto    •    Jumat, 19 May 2017 06:00 WIB
kekerasan
Keluarga Adam Tuntut Keadilan Jika Terbukti Ada Penganiayaan
Muhammad Adam bersama Ibundanya. Foto: Instagram

Metrotvnews.com Jakarta: Keluarga Muhammad Adam, seorang taruna tingkat II Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah, menuntut keadilan apabila benar dugaan Adam meninggal karena kekerasan fisik.

"Jelas saya sebagai pihak keluarga tidak terima kalau semua ini karena terbukti kekerasan, kami semua pasti akan menuntut," kata Handiri paman Adam pada Metrotvnews.com di rumah duka, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat 19 Mei 2017.

Handiri menjelaskan, Adam merupakan orang yang tidak banyak bicara, bahkan dengan keluarga. Adam juga tidak pernah bercerita bahwa ada kekerasan selama menjalani pendidikan di Semarang.

"Tidak, adam tidak pernah ngomong kalau ada kekerasan," tutur dia.

Handri mengakau pihak kelurga Adam belum mengetahui penyebab kematian Adam. Hanya saja beredar kabar menyebutkan jika Adam tewas akibat dianiaya.

"Saya pribadi (sebagai) Paman Adam tidak megetahui pasti akibatnya, saya hanya mendengar kabar dianiaya tapi itu belum terbukti, Kami sekeluarga sangat terpukul," ujar Handri.

Seperti diketahui, Mohamad Adam ditemukan tewas di asramanya dengan luka lebam di dada dan jari tangan. Adam ditemukan pukul 2.30 WIB.

Mendapati Adam tak bergerak, Adam segera dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong. Polda Jawa Tengah hingga kini masih menyelidiki kasus dugaan penganiayaan tersebut, sebanyak 21 saksi telah diperiksa.

 


(SCI)