Dana Renovasi Teater TIM Membengkak Rp30 Miliar

Nicky Widadio    •    Kamis, 20 Apr 2017 17:47 WIB
kasus korupsi
Dana Renovasi Teater TIM Membengkak Rp30 Miliar
Ilustrasi korupsi. MTVN/M. Rizal

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Bareskrim Polri menduga ada pembengkakan dana renovasi Gedung Teater Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM) hingga Rp30 miliar. Terkait dugaan tersebut, polisi telah memeriksa anggota Komisi B DPRD DKI Abraham Lunggana alias Lulung.

Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Adi Deriyan menyampaikan pihaknya tengah mendalami ihwal diskusi anggaran serta unit kerja yang mengusulkan renovasi gedung tersebut. Biaya renovasi berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2012.

"Nilainya membengkak jadi fantastis, Rp30 miliar," kata Adi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis 20 April 2017.

Penyidik juga berkoordinasi dengan ahli konstruksi untuk mengetahui apakah struktur dan konstruksi bangunan yang direnovasi sesuai anggaran yang digunakan. Sebab, lanjut Adi, proses renovasi saat itu menyangkut pembuatan sistem audio.

"Jadi apakah memang sistem audionya bagus. Kami ingin melihat apakah nilai proyek yang dianggarkan itu wajar dengan wujudnya," tambah Adi.

Penyidik telah memeriksa Lulung sebagai saksi pada Rabu 12 April, pukul 14.00 hingga 17.00 WIB. Saat itu, Lulung mengaku tidak terlibat dalam pembahasan anggaran. Pemeriksaan dirinya, kata Lulung, lantaran pernah menjabat sebagai Koordinator Komisi B DPRD DKI Jakarta.

"Waktu itu beliau (Lulung) merupakan salah satu anggota Dewan yang ruang lingkup pekerjaannya menyangkut masalah TIM," jelas Adi.

Pengusutan kasus ini bermula dari adanya laporan pada 8 Maret 2016 tentang dugaan tindak pidana korupsi pengerjaan renovasi Gedung Teater Kesenian Jakarta TIM pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Proyek revitalisasi gedung tersebut ditangani PT Relis Sapindo Utama sebagai kontraktor.

Selain Lulung, Adi menyampaikan pihaknya juga telah memeriksa sejumlah orang dari Komisi B. Pihak kontraktor yang mengerjakan renovasi pun telah dimintai keterangan.


(TRK)