Pengacara Sebut Kasus Jeremy Thomas Telah Dihentikan Polda Bali

Arga sumantri    •    Sabtu, 12 Aug 2017 17:35 WIB
penipuan
Pengacara Sebut Kasus Jeremy Thomas Telah Dihentikan Polda Bali
Aktor Jeremy Thomas. MTVN/Lukman Diah Sari.

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktor Jeremy Thomas tak habis pikir ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan vila di Ubud, Bali. Kuasa hukum Jeremy, Amin Zakaria menyebut kasus yang dilaporkan pada Oktober 2014 itu telah dihentikan oleh penyidik Polda Bali.

Amin Zakaria mengatakan, Polda Bali telah menyimpulkan tidak adanya dugaan tindak pidana penipuan. Ia menguatkan argumentasi itu dengan menunjukkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polda Bali lewat Surat Ketetapan Nomor SPPP/728a/VIII/2016/Ditreskrimum tertanggal 12 Agustus 2016.

"Tentang Penghentian Penyidikan, karena bukan merupakan tindak pidana," kata Amin dalam konferensi pers di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 12 Agustus 2017.

Amin menjelaskan, kasus ini bermula saat Jeremy bersengketa dengan Patrick Alexander Morris, seorang warga negara Australia. Pada 2013, Jeremy dan Patrick bekerja sama untuk membangun bisnis spa di atas lahan seluas 12 hektare di Ubud, Bali.

Mereka lalu meminjam dana bank sebesar Rp 17 miliar. Namun, Patrick menuduh tidak menerima seluruh pinjaman tersebut. Ia mengatakan, hanya menerima Rp 1 miliar. Ia pun melaporkan Jeremy atas tuduhan penipuan dan penggelapan dana dengan kerugian Rp 16 miliar.

Padahal, kata Amir, Patrick telah menerima seluruh dana itu pada 25 Februari 2014. "Alexander Patrick Morris telah menandatangani kwitansi yang menyebutkan telah menerima dari Jeremy Thomas sejumlah uang sebesar Rp 17 miliar," kata Amin.

Ia mengaku tak tahu mengapa Jeremy masih ditersangkakan oleh Polda Bali, padahal SP3 telah dikeluarkan.

"Mungkin hanya masalah pelimpahan sehingga ini adalah merupakan kewenangan polri yang diberikan oleh KUHAP itu sendiri sehingga proses ini akan bisa berjalan," kata Amin.

Polda Bali telah melimpahkan kasus dugaan penipuan Jeremy ke Polda Metro Jaya. Padahal, kasus ini sempat dilimpahkan ke Kejaksaan Bali namun dikembalikan atau P19. Alasannya, locus delecti (lokasi kejadian) terjadi di Jakarta. Pelimpahan pun dilakukan oleh Polda Bali.


(DRI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

42 minutes Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA