KPK tak Puas Fredrich Divonis 7 Tahun Penjara

Damar Iradat    •    Senin, 22 Oct 2018 12:58 WIB
korupsi e-ktp
KPK tak Puas Fredrich Divonis 7 Tahun Penjara
Fredrich Yunadi, kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto. Foto: Medcom.id/Nur Azizah.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan banding Fredrich Yunadi. KPK merasa vonis 7 tahun penjara yang dijatuhi Pengadilan Tinggi Jakarta terhadap Fredrich belum sesuai.

"Hari ini, tim jaksa penuntut KPK menyatakan upaya hukum kasasi untuk perkara Fredrich Yunadi," kata jaksa KPK Takdir Suhan saat dikonfirmasi, Senin, 22 Oktober 2018.

Menurut dia, KPK mengajukan kasasi ke MA lantaran pidana badan yang dijatuhkan belum sesuai dengan tuntutan jaksa. Ia meyakini seharusnya vonis Fredrich bisa lebih tinggi.

Pengadilan Tinggi Jakarta menguatkan putusan hukuman tujuh tahun penjara terhadap terdakwa kasus menghalangi penyidikan perkara korupsi KTP-el, Fredrich Yunadi. Putusan ini sama dengan putusan hakim di pengadilan tingkat pertama.

Fredrich sebelumnya divonis bersalah telah merintangi penyidikan kasus korupsi KTP-el dengan tersangka Setya Novanto. Ia dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara oleh majelis hakim yang diketuai Hakim Syaifuddin.

Baca: KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

Atas putusan tersebut, Fredrich mengajukan banding. Ia tidak terima vonis hakim itu karena merasa tidak bersalah.

Jaksa juga mengajukan banding. Menurut jaksa, vonis Fredrich masih kurang dari dua pertiga tuntutan jaksa yang menuntut agar Fredrich dihukum 12 tahun penjara.




(OGI)