Farhat Abbas Minta Perlindungan kepada KPK

Damar Iradat    •    Selasa, 21 Nov 2017 16:02 WIB
korupsi e-ktp
Farhat Abbas Minta Perlindungan kepada KPK
Pengacara Farhat Abbas meninggalkan gedung KPK seusai menjalani pemeriksaan di Jakarta. Foto: Antara/Wahyu Putro A.

Jakarta: Farhat Abbas, pengacara, meminta perlindungan saksi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia khawatir bakal dipolisikan terkait kesaksiannya dalam perkara merintangi penyidikan dengan tersangka politikus Partai Golkar Markus Nari.

Farhat berkaca dari nasib koleganya sesama advokat yang juga kliennya, Elza Syarief. Elza dilaporkan politikus Partai NasDem Akbar Faizal ke Bareskrim Polri.

Kasus ini lantaran Elza menyebut Akbar dalam di persidangan politikus Hanura Miryam S. Haryani. Akbar disebut sebagai salah satu pihak yang menekan Miryam untuk mencabut keterangannya di berita acara pemeriksaan (BAP).

"Saya minta perlindungan saksi, karena Bu Elza saja sudah pernah dilaporkan oleh Pak Akbar Faizal," kata Farhat di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 21 November 2017.

Siang tadi, lanjut dia, KPK juga telah memintanya menulis surat resmi permintaan perlindungan saksi dari KPK. Ia yakin KPK bakal memberikan perlindungan seperti yang diminta.

Baca: KPK Cecar Farhat Abbas Soal Hubungan Rudi Alfonso dan Novanto

Farhat menjelaskan, Elza sebelumnya juga mengaku takut dilaporkan ke polisi terkait kesaksiannya. Oleh karena itu, menurut dia, KPK membutuhkan beberapa barang bukti percakapannya dengan Elza.

"Sehingga, diperlukanlah Farhat Abbas untuk menyimpan dokumentasi chatting WhatsApp itu, kemudian jaksa minta diperjelas kembali. Saya sudah jelaskan dan nanti di pengadilan akan dibuka kembali," tegas dia.




(OGI)