KPK Lacak Aset PT DGI

Juven Martua Sitompul    •    Kamis, 12 Oct 2017 08:01 WIB
kasus korupsi
KPK Lacak Aset PT DGI
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: MI/Rommy Pujianto).

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah berkoordinasi dengan tim pelacakan aset untuk menelusuri aset milik PT Duta Graha Indah (PT DGI) yang kini berganti nama menjadi PT Nusa Kontruksi Enjiniring. KPK tak menampik akan menyita aset perusahaan bila terindikasi dari hasil korupsi.

"Nah, untuk melakukan penyitaan tersebut ada koordinasi dengan tim pelacakan aset. Pelacakan aset-aset ini kemudian mencari aset mana yang berkaitan dengan tindak pidana," kata Juru Bicara KPK Febridiansyah di gedung KPK, Jakarta, Rabu 11 Oktober 2017.

Kendati begitu, Febri menyebut penyitaan aset dapat dilakukan tergantung pada hasil pemeriksaan dan pelacakan aset-aset milik PT DGI. Namun, lanjut dia, terpenting saat ini pihaknya telah menjerat sejumlah pejabat termasuk PT DGI.

"Kami sudah proses ada pejabat DGI dan korporasinya. Itu kami proses saat ini," pungkas Febri.

KPK sebelumnya menetapkan PT DGI sebagai tersangka dalam kasus proyek pembangunan Rumah Sakit Khusus Infeksi dan Pariwisata RS Universitas Udayana sejak 5 Juli 2017. Dalam proyek itu, negara diduga merugi sampai Rp 25 miliar dari total proyek Rp 138 miliar.

PT DGI selaku perusahaan dijerat KPK dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor. PT DGI diketahui pernah bermitra dengan Permai Group milik mantan Bendum Partai Demokrat M Nazaruddin.‎

(Baca juga: Serahkan Rp15 M, Indikasi Korupsi PT DGI Menguat)

Sebelum menetapkan PT DGI sebagai tersangka korporasi, KPK lebih dulu menetapkan Direktur PT DGI Dudung Purwadi. Bahkan pada Maret 2017, KPK resmi menahan Dudung.

PT DGI tercatat pernah menggarap sejumlah proyek. Selain proyek pembangunan RS pendidikan Udayana, PT DGI juga pernah mendapat proyek pembangunan Gedung di Universitas Mataram dan Universitas Jambi.

Ada juga pembangunan Badan Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Surabaya tahap 3, RSUD Sungai Dareh Kabupaten Darmasraya, gedung Cardiac RS Adam Malik Medan, Paviliun RS Adam Malik Medan, RS Inspeksi Tropis Surabaya, dan RSUD Ponorogo

Tak hanya itu, PT DGI juga pernah mengerjakan proyek Wisma Atlet dan pembangunan Gedung Serba Guna Palembang, Pemprov Sumatera Selatan tahun 2011. Dari proyek tersebut PT DGI mendapat fee sampai Rp49 miliar, hal ini terkuak dalam persidangan terdakwa mantan Bos PT DGI Dudung Purwadi dan M Nazaruddin.
 


(REN)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA