Kuasa Hukum Heran Proses Hukum Kasus Sandiaga Berlangsung Cepat

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 21 Mar 2017 04:17 WIB
pilgub dki 2017
Kuasa Hukum Heran Proses Hukum Kasus Sandiaga Berlangsung Cepat
Tim Kuasa Hukum Sandi, Yupen Hadi - MTVN/LB Ciputri Hutabarat.

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tersandung kasus penggelapan dana pembelian tanah. Tim Kuasa Hukum Sandi mengaku tercengang dengan kasus tersebut karena proses hukum yang tergolong cepat.

"Kita salut luar biasa seminggu (proses) sudah sampai surat pemanggilan ke kita. Luar biasa. Andai seluruh polisi menangani perkara secepat ini," kata Tim Kuasa Hukum Sandi, Yupen Hadi di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Senin, 20 Maret 2017.

Sandi dipanggil penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan uang pembelian tanah seluas 3.115 meter persegi di Kawasan Curug, Tangerang pada tahun 2012. Laporan tersebut dibuat oleh Jhoni Hidayat pada 8 Maret 2017.

"Pada 9 maret 2017, kesokan harinya perintah peyelidikan mengusut perkara ini keluar. Semingu kemudian, 17 Maret 2017 diterbikan surat panggilan untuk pemanggilan pada 21 Maret 2017," ujar dia.

Padahal kata Yupen, ada sejumlah kasus yang dilaporkan timnya tapi tak ditindaklanjuti oleh polisi. Lambatnya perlakuan polisi dianggap sebagai bentuk ketidakadilan.

"Kita penah laporkan Chiko, Haris, Kamerad (Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi), di mana paslon kami baik Mas Anies atau Bang Sandi menjadi korban. Polisi kok terkesan lambat, terkesan abai. Kami diperlakukan tidak adil," ujar dia.

Yupen menduga pemanggilan ini sarat dengan politisasi. Pasalnya, pemanggilan dilakukan dalam masa Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Dia berharap aparat kepolisian benar netral dalam memproses kasus tersebut.

"Apa hari ini polisi jadi alat kepentingan politik tertentu? Kami berharap itu bukan begitu sebenarnya. Bang Sandi clear tak terlibat sama sekali kasus ini," tegas dia.


(REN)