Fredrich Kesepian Jalani Ramadan di Tahanan

Faisal Abdalla    •    Kamis, 17 May 2018 15:06 WIB
korupsi e-ktp
Fredrich Kesepian Jalani Ramadan di Tahanan
Fredrich Yunadi--Medcom.id/Arga Sumantri

Jakarta: Terdakwa perkara merintangi penyidikan kasus korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronok (KTP-el), Fredrich Yunadi merasa kesepian menjalani bulan suci Ramadan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Fredrich merindukan suasana Ramadan bersama keluarga. 

"Ya karena jauh dari keluarga ya kita merasa lonely. Sendiri," kata Fredrich di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Mei 2018. 

Fredrich mengatakan biasanya selama bulan Ramadan istrinya kerap menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa. "Seperti kolak, kolang-kaling, minuman dingin dan kue-kue," imbuhnya. 

Meski begitu, Fredrich merasa lega telah dipindahkan dari Rutan KPK. Fredrich mengaku mempunyai sejumlah kawan di rutan Cipinang. "Kita merasa kekeluargaan luar biasa. Kita bersatu saling mendoakan, saling menjalankan dan saling menguatkan," ujarnya. 

Baca: Fredrich Yunadi Terancam Hukuman Berat

Fredrich Yunadi ditetapkan sebagai tersangka merintangi penyidikan kasus dugaan korupsi proyek KTP-el yang menjerat Setya Novanto. Bekas kuasa hukum Novanto itu diduga memanipulasi data medis kliennya dan mengatur RS Medika Permata Hijau untuk menghindari pemeriksaan KPK pada pertengahan November 2017.

Atas perbuatannya, Fredrich dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 



(YDH)