Tidak Terbukti Siram Novel Baswedan, Polisi Pulangkan Miko

Deny Irwanto, Arga sumantri    •    Jumat, 19 May 2017 12:51 WIB
novel baswedan
Tidak Terbukti Siram Novel Baswedan, Polisi Pulangkan Miko
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: MTVN/Deny Irwanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya melepaskan Miko Panji Tirtayasa alias Miko, orang yang sebelumnya diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, setelah diperiksa secara intensif, penyidik tidak menemukan keterkaitan Miko dalam kasus tersebut.
 
"Setelah kami cek tak ada hubungannya.  Pemeriksaan sudah selesai, sudah kami pulangkan tadi," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat 19 Mei 2017.
 
Mikodiperiksa lantaran ada video kesaksian dirinya yang menyebut nama Novel Baswedan dan Abraham Samad yang tersebar di dunia maya.
 
Argo memastikan, saat terjadi penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, Mikosedang tidak berada di Jakarta. Dari pemeriksaan, penyidik juga memastikan Mikobukan otak maupun eksekutor dibalik penyiraman air keras tersebut.
 
Terkait pengakuannya di dunia maya, Argo menyebut itu hanya pelampiasan kekesalan Mikolantaran diduga pernah mendapat tekanan saat diperiksa menjadi saksi oleh penyidik KPK terkait kasus Akil Mochtar dan Mochtar Effendi.
 
" Dia hanya menyampaikan rasa ketidakpuasan karena merasa ditekan. Dia kemarin memang sempat potensial untuk kasus penyiraman ini. Setelah kami dalami, ternyata tidak. Ya sudah kami pulangkan. Masa kami mau paksa seseorang menjadi tersangka," jelas Argo.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, Miko telah dipulangkan polisi pagi tadi ke tempat asalnya, kawasan Tasikmalaya, Jawa Barat. Miko dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan 1 x 24 jam.
 
Miko ditangkap polisi di kawasan Bandung, Jawa Barat. Penangkapan Miko bermula saat video pernyataannya yang menyebut nama Novel Baswedan dan Abraham Samad viral di jagat maya.
 
Total sudah lima orang sempat ditangkap polisi terkait kasus penyerangan Novel. Selain Miko, sebelumnya polisi juga menangkap Hasan, Mukhlis, Muhammad, dan Lestaluhu. Keempat orang lainnya juga dilepas karena tidak terbukti sebagai pelaku penyerangan Novel.
 
Novel disiram cairan yang diduga air keras di dekat Masjid Jami Al Ihsan, dekat rumahnya, 11 April. Saat itu, Novel baru saja selesai menunaikan salat Subuh berjemaah di masjid tersebut sekitar pukul 05.10 WIB.
 
Akibat penyerangan ini, penglihatan Novel terganggu dan harus menjalani perawatan di Singapura. Novel merupakan kepala Satuan Tugas di KPK yang menangani beberapa perkara besar, satu di antaranya adalah kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik.
 


(FZN)

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

Pernyataan Pengacara Novanto Memprihatinkan

36 minutes Ago

Fredrich dianggap melewati batas dalam memberikan keterangan dan informasi tentang Novanto yang…

BERITA LAINNYA