Tim Jessica Sudah Endus Replik Jaksa

Arga sumantri    •    Senin, 17 Oct 2016 14:29 WIB
kematian mirna
Tim Jessica Sudah Endus Replik Jaksa
Jessica Kumala Wongso (kiri) berdiskusi dengan kuasa hukumnya disela sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (13/10).ANT/Akbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim Kuasa Hukum Jessica Kumala Wongso sudah punya bayangan apa yang bakal disampaikan Jaksa dalam sidang replik (jawaban Jaksa atas pleidoi Jessica). Replik paling tak jauh-jauh dari lima gram sianida di gelas kopi Wayan Mirna Salihin.

Otto Hasibuan, salah satu pengacara Jessica, mengatakan, penjelasan itu jadi yang paling ditunggu. Apa dasar jaksa menyimpulkan ada lima gram sianida di kopi Mirna.

"Rumusannya apa," kata Otto sebelum sidang lanjutan kasus kematian Mirna di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Otto menduga, jaksa akan berdalih soal lima gram sianida. Mereka pasti akan menyebut angka itu atas hasil hitung-hitungan. Kalau iya seperti itu, Otto menilai, berarti asumsi. Subjektif.

"Kalau perhitungan, berarti bukan fakta dong. Padahal, dia katakan Jessica ambil lima gram sianida dari tas," ujar Otto.



Otto juga menduga jaksa akan menjawab soal alat bukti. Menurut dia, jawaban syarat alat bukti yang sah berdasarkan Pasal 184 KUHAP menjadi penting untuk diterangkan Jaksa.

"Dia tidak bisa urut kemarin (dalam tuntutan). Kalau kita urut (dalam pleidoi) berdasarkan Pasal itu, nggak ada (alat bukti yang sah)," terang Otto.

Sidang kasus kematian Mirna dijadwalkan kembali digelar, hari ini. Tapi, sampai pukul 13.20 WIB, sidang tidak kunjung dimulai. Baru tim kuasa hukim Jessica terlihat di PN Jakpus.

Ini adalah sidang ke-30. Agenda sidang mendengar replik. Mirna meregang nyawa usai menyeruput es kopi Vietnam di Kafe Olivier, Rabu 6 Januari. Kopi itu dipesankan oleh Jessica.

Jessica jadi terdakwa tunggal kasus kematian Mirna. Jaksa menuntut Jessica 20 tahun penjara.

Jaksa menilai rekan Mirna di Billyblue College itu terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Jessica menolak tuntutan itu. Dia memastikan tak membunuh Mirna.


(ICH)