Kapolri Minta Anggota di Tembagapura tak Kendur

Arga sumantri    •    Rabu, 15 Nov 2017 11:35 WIB
kelompok bersenjata di papua
Kapolri Minta Anggota di Tembagapura tak Kendur
Kapolri Jenderal Tito Karnavian/MTVN/Arga Sumantri

Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian prihatin atas insiden tewasnya anggota Brimob di Papua. Tito meminta anggota yang bertugas di kawasan Tembagapura tak mengendurkan semangat.

"Jangan kendur semangat. Tetap masalah kematian lah masalah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala," kata Tito di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu 15 November 2017.

Tito belum mau menyimpulkan pelaku penembakan. Kasus itu, kata dia, tengah dalam penyidikan.

"Sedang dilakukan penyidikan ini pendalaman siapa pelaku penembakan. Tapi apapun juga ini adalah risiko dari operasi," ujar dia.

Tito mengatakan, insiden itu bagian dari resiko operasi kepolisian, terlebih di wilayah konflik. Tito minta anggotanya tetap bertugas dengan maksimal dan berserah diri kepada Tuhan.

"Saya sangat meyakini bahwa hidup mati kita termasuk kematian kita semua adalah takdir," pungkas dia.

(Baca juga: Kalla Minta Warga Papua Dibebaskan dengan Segala Cara)

Seorang anggota Brimob Detasemen B Polda Papua Brigadir Polisi Firman gugur saat patroli penelusuran atau penyelidikan di perbukitan. Firman gugur di daerah mile 69 Tembagapura pada Rabu sekitar pukul 03.50 WIT.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto menjelaskan, kejadian berawal saat terjadi penembakan terhadap kendaraan patroli. Akibatnya, seorang terluka pada paha bagian kanan, yakni Raden Totok Sahadewo di zona Tembagapura mile 69, Selasa 14 November 2017, sekitar pukul 08.20 WIT.

Selanjutnya, tim Satgas Terpadu atau anggota Brimob Detasemen B Polda Papua patroli menelusuri perbukitan di mile 69 Tembagapura pada Rabu 15 November 2017, sekitar pukul 03.50 WIT. Saat itu terjadi kontak senjata yang dilakukan kelompok kejahatan bersenjata terhadap tim Satgas Terpadu tersebut.

 


(REN)