Masyarakat Halmahera Utara Serahkan Senjata Peninggalan PD II ke Kodim Tobelo

   •    Jumat, 14 Jul 2017 22:30 WIB
senjata api
Masyarakat Halmahera Utara Serahkan Senjata Peninggalan PD II ke Kodim Tobelo
Sanjata api yang diserahkan masyarakat Halmahera Utara. Foto: Dispen TNI AD

Metrotvnews.com, Jakarta: Masyarakat di Kecamatan Galela Kabupaten Halmahera Utara menyerahkan beberapa senjata sisa peninggalan Perang Dunia kedua pada Kodim 1508/Tobelo.

Senjata tersebut diantaranya empat pucuk senjata api jenis senjata mesin berat (SMB) kaliber 12,7 mm, satu buah granat standar dan 15 munisi kaliber berukuran 12,7 mm. Seluruh senjata yang diserahkan diterima langsung oleh Dandim 1508/Tobelo Letkol Arh Herwin Budi Saputra.

Herwin mengatakan penyerahan ini merupakan salah satu hasil dari kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan operasi teritorial di Provinsi Maluku Utara sejak 12 Juli lalu dan melibatkan tiga satuan setingkat kompi.


(Granat yang diserahkan masyarakat Halmahera Utara. Foto: Dispen TNI AD)

Dalam kegiatan tersebut, prjurit TNI yang terlibat operasi terbatas melakukan sosialisasi dan pendekatan pada masayarakat agar dapat menangkal kelompok-kelompok tertentu yang ingin merusak keamanan atau menjadikan Helmahara Utara sebagai tempat pelatihan teroris, serta mengimbau masyarakat untuk membentengi diri dari ancaman pihak lain, mengingat di Galela dan Tobelo pernah terlibat konflik sosial bernuansa SARA.

"Melalui sosialisai dan pendekatan yang kami lakukan kepada masyarakat tentang bahaya serta konsekuensi hukum memiliki dan menyimpan senjata api dan bahan peledak ilegal, masyarakat dengan kesadaran dan sukarela menyerahkannya kepada kami", ujar Herwin dalam keterangan resmi yang diterima Metrotvnews.com, Jumat 14 Juli 2017.


(Munisi yang diserahkan masyarakat Halmahera Utara. Foto: Dispen TNI AD)

Senjata tersebut diketahui merupakan sisa peninggalan Perang Dunia kedua yang juga pada saat konflik di Galela dan Tobelo tahun 1999 digunakan oleh kelompok tertentu. Hingga kini seluruh senjata masih berfungsi.

Lebih jauh disampaikan, jika senjata-senjata dan munisi tersebut tidak diserahkan kepada pihak keamanan, maka tidak menutup kemungkin dapat dimanfaatkan oleh kelompok radikal.


(SCI)

KPK Kantongi Bukti Baru Kasus Novanto

KPK Kantongi Bukti Baru Kasus Novanto

16 minutes Ago

KPK menyatakan telah mengantongi bukti baru dari tersangka kasus korupsi KTP-el, Setya Novanto.

BERITA LAINNYA