Pejabat Bakamla Ditahan KPK

Damar Iradat    •    Jumat, 11 Aug 2017 16:36 WIB
suap di bakamla
Pejabat Bakamla Ditahan KPK
Pejabat Bakamla Nofel Hasan ditahan - MI/PANCA SYURKANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) Nofel Hasan resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nofel ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. 

Usai menjalani pemeriksaan, Nofel keluar sekitar pukul 15.00 WIB. Nofel tampak mengenakan rompi berwarna jingga khas tahanan KPK dan langsung menuju mobil tahanan untuk dibawa ke rumah tahanan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur.

"NH (Nofel Hasan) ditahan untuk 20 hari pertama," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 11 Agustus 2017.

Febri menjelaskan, Nofel sudah memenuhi ketentuan Pasal 21 KUHAP, yakni diduga keras melakukan tindak pidana dan memenuhi alasan subjektif dan objektif. Penahanan dilakukan karena kebutuhan penyidikan.

Nofel Hasan selaku Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla ditetapkan sebagai tersangka pada 12 April 2017. Penetapan tersangka Nofel merupakan pengembangan kasus suap di Bakamla.

Saat itu Nofel menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen. Dia diduga bersama-sama menerima hadiah atau janji untuk menggerakan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan jabatannya terkait pengadaan satelit monitoring di Bakamla APBN-P 2016. Pengadaan memakan anggaran hingga Rp220 miliar. 

Nofel diduga menerima suap sebesar USD104.500. Atas perbuatannya, Nofel disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
 


(REN)