Wali Kota Batu Tiba di KPK Minggu Dini Hari

Juven Martua Sitompul    •    Minggu, 17 Sep 2017 02:09 WIB
ott kpk
Wali Kota Batu Tiba di KPK Minggu Dini Hari
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (kedua dari kiri). MTVN/ Juven

Metrotvnews.com, Jakarta: Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dan dua orang yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta sekira pukul 01.14 dini hari, Minggu 17 September 2017.

Ketiganya diringkus karena diduga kuat terlibat tindak pidana suap di lingkungan Pemerintah Kota Batu.

Eddy yang mengenakan jaket biru dongker berkelit terlibat dalam praktik suap tersebut. Dia mengaku ditangkap tim satgas KPK secara tiba-tiba di kediamannya.

"Saya lagi mandi tiba-tiba diketuk terus langsung masuk aparat dari KPK," kata Eddy saat tiba di gedung KPK, Jakarta.

Tak hanya itu, politikus PDIP ini juga terus mengelak saat disinggung soal fee yang dijanjikan dari pihak penyuap terkait proyek pengadaan meubelair (mebel) di Pemkot Batu.

"Saya enggak tau duitnya darimana, (penyuap) enggak tahu enggak ada. Saya dijebak atau enggak saya enggak tahu," tutur Eddy.

Usai memberi sedikit pernyataan, Eddy buru-buru masuk ke lobby KPK. Tak lama berselang, dua orang yang diduga sebagai penyuap turun dari mobil tahanan KPK. Keduanya kompak bungkam dan buru-buru masuk ke gedung KPK.

Tim Satgas KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima orang di Batu Malang, Jawa Timur. Diduga dua orang lainnya dibebaskan karena tidak terbukti terlibat.

Dugaan sementara, ketiga orang tersebut melakukan praktik suap terkait proyek pengadaan meja kerja staf dan meja kerja eselon serta kursi hadap dan sofa di Pemerintah Kota Batu Malang dengan nilai proyek Rp2,97 miliar.

Tak hanya itu, dari operasi ini tim Satgas menyita sejumlah uang yang berkaitan dengan proyek tersebut. Penyidik akan melakukan pemeriksaan 1x24 jam untuk menentukan status hukumnya.


(SCI)