Penjual Blangko KTP-el Terancam Bui

Muhammad Al Hasan    •    Jumat, 07 Dec 2018 22:06 WIB
e-ktp
Penjual Blangko KTP-el Terancam Bui
Ilustrasi. Medcom.id/ Rahmatullah

Jakarta: Pihak kepolisian menyatakan pelaku penjualan blangko KTP elektronik (KTP-el) ilegal di sebuah toko online terancam mendapat hukuman penjara.

Kabag Penum Mabes Polri Kombes Syahar Diantono mengatakan  sesuai dengan Pasal 96 UU No 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan, perbuatan itu merupakan tindakan pidana. Ancaman hukuman yang akan didapatkan paling ‎lama 10 tahun dan dendanya mencapai Rp1 miliar.

Dia mengatakan saat ini kasus tersebut tengah ditangani oleh Polda Metro Jaya. Kepolisian telah mendapatkan bukti penyelidikan namun Syahar tidak mau merinci terkait jalannya penyelidikan kasus penjualan blangko KTP-el.

"Indikasi pelanggaran pidananya di situ atau bisa kena tindak pidana umum. Kita lihat saja hasil penyelidikannya nanti," kata Syahar di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 7 Desember 2018.

Sebelumnya Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mengungkap kejahatan penjualan blangko KTP-el di pasar online. Pelaku penjual blangko merupakan anak dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Lampung. 

"Si anak yang menjual ini mencuri blangko KTP-el ayahnya. Ayahnya kebetulan Kepala Dinas Dukcapil di Lampung," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Pelaku tidak bekerja sendiri dalam menjalankan aksi kejahatannya. Dia bersama anaknya menjual 10 blangko di situs online.

Tjahjo pun memastikan tidak ada masalah serius akibat penjualan blangko secara ilegal tersebut. Polisi juga sudah menangkap kedua pelaku setelah adanya laporan dari Dukcapil.

"Jadi kalau terkait dengan data sampai jebol, tidak ada. Murni kejahatan," tegas Tjahjo.


(SCI)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA