Penyebar Video Bahar Smith Bisa Dijerat Hukum

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 07 Dec 2018 19:20 WIB
ujaran kebencian
Penyebar Video Bahar Smith Bisa Dijerat Hukum
Bahar bin Smith (tengah) memasuki gedung saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12). Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Jakarta: Kepolisian telah menetapkan Bahar bin Smith sebagai tersangka atas perkara penghinaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kini, polisi akan mengusut tuntas penyebar video Bahar. 

"Tidak menutup kemungkinan nanti akan dilakukan upaya pengembangan terkait siapa yang meng-upload dan menyebarkan kejadian itu di media sosial ataupun message. Undang-undangnya adalah UU ITE," ucap Kabag Penum Mabes Polri Kombes Syahar Diantono di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 7 Desember 2018.

Menurut dia, penyebar dan pengunggah video Bahar bisa kena jeratan hukum. Meski untuk kasus Bahar, penyidik Direktorat Tindak Pidana Kriminal Umum Bareskrim Polri akan fokus ke arah diskriminasi ras maupun etnis.

"Iya (pengunggah dan penyebar bisa dijerat), Undang-Undangnya mengatur begitu, tapi tidak dengan Bahar. Makanya fokusnya Bahar dulu," jelas Syahar.

Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara penghinaan kepada Presiden Joko Widodo. Status tersangka itu ditetapkan usai pendiri Majelis Pembela Rasulullah itu diperiksa sejak Kamis, 6 Desember 2018 pagi.

"Hasilnya beliau ditetapkan tersangka," ujar Kuasa hukum Bahar bin Smith, Aziz Yanuar.

Meski telah menyandang status baru, menurut Aziz, kliennya belum ditahan. Pihaknya pun masih akan berdiskusi ihwal penetapan status tersangka Bahar bin Smith. 

Aziz juga belum tahu apakah Bahar bin Smith bakal menempuh langkah praperadilan. Hal tersebut masih akan didiskusikan terlebih dahulu. "Belum didiskusikan," jelas Aziz.


(SCI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA