Tiga Tersangka Penyuap Hakim Tipikor Bengkulu Diperiksa KPK

Damar Iradat    •    Kamis, 02 Nov 2017 12:19 WIB
kasus suapott kpk
Tiga Tersangka Penyuap Hakim Tipikor Bengkulu Diperiksa KPK
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Antara/Hafidz Mubarak

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu. Ketiganya adalah Dewi Suryana, Hendra Kurniawan, dan Syahdatul Islami.

"Ketiganya akan diperiksa dengan kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus ini," jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis, 2 November 2017.

Dalam perkara ini, Dewi Suryana selaku hakim nonaktif Tipikor Bengkulu dan Hendra sebagai Panitera Pengganti diduga telah membuat kesepakatan dengan Syahdatul Islami. Ketiganya kongkalikong agar memberikan vonis ringan terhadap tersangka kasus korupsi kegiatan rutin pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Bengkulu, tahun 2013, dengan terdakwa Wilson.

Baca juga: Ada Tawar Menawar di Suap Hakim Bengkulu

Syahdatul diketahui sebagai salah satu keluarga Wilson yang mencoba melobi Hakim Suryana melalui Panitera Pengganti Hendra Kurniawan. Mereka sepakat memberikan uang sebesar Rp125 juta asalkan vonis terhadap Wilson lebih ringan dari tuntutan.

Wilson akhirnya dijatuhkan pidana 1 tahun 3 bulan penjara, di mana dakwaan primer tidak terbukti dan subsidernya terbukti. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa, 1 tahun 6 bulan, dan denda Rp50 juta.

Baca juga: KPK Tahan Tiga Tersangka Suap Hakim PN Bengkulu

Atas perbuatannya, sebagai pihak penerima Suryana dan Hendra Kurniawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c dan atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan pihak pemberi, Syahdatul Islami disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau huruf b dan atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: KPK Tetapkan Hakim PN Tipikor Bengkulu Tersangka Suap




(MBM)

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

MKD Tunda Pembahasan Nasib Novanto di DPR

55 minutes Ago

Salah satu yang akan dibahas dalam rapat MKD itu adalah status Setya Novanto sebagai kasus koru…

BERITA LAINNYA