Pernyataan Novel Bisa Mencederai Institusi Polri

Juven Martua Sitompul    •    Sabtu, 17 Jun 2017 19:42 WIB
novel baswedan
Pernyataan Novel Bisa Mencederai Institusi Polri
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat dipindahkan ke Rumah Sakit Jakarta Eye Center Menteng. Foto: Antara/Aprilio Akbar

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya mulai meradang mendengar pernyataan penyidik senior KPK Novel Baswedan yang menyebut ada jenderal ikut terlibat dalam teror penyiraman air keras terhadap dirinya. Pernyataan Novel bahkan dianggap bisa menciderai institusi Polri.

"Ini kami sayangkan, kalau ngomong seperti itu bisa menciderai institusi Polri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu 17 Juni 2017.

Argo meminta Novel untuk segera menyebut siapa jenderal yang dimaksud. Tak hanya itu, kepolisian juga mendesak Novel segera membeberkan bukti-bukti keterlibatan jenderal tersebut.

Baca: Keterangan Novel yang 'Menyeret' Jenderal Disebut Mengada-ada

"Kalau misalnya Novel ngomong seperti itu, ya silahkan buktikan. Jenderalnya siapa namanya, kemudian buktinya apa," ujar dia.

Argo juga menilai pernyataan Novel tendensius. Menurutnya, pernyataan itu masuk dalam ranah pidana pencemaran nama baik. "Iya, itu bisa ada implikasi hukumnya," tutur dia.

Baca: Polda Metro Buka Peluang Menjerat Novel Baswedan

Mantan Kabid Humas Polda Jatim ini menyesalkan sikap Novel yang lebih memilih memberikan informasi kepada media asing ketimbang penyidik. Apa lagi selama ini, Novel kerap menolak diperiksa polisi untuk dimintai keterangan.

"Ada buktinya enggak dia asal ngomong gitu? Siapa jenderalnya, suruh ngomong dong. Dia juga enggak mau kami periksa , tapi malah ngomong sama media asing," pungkas dia.

 


(SUR)

Selamatkan Partai, Novanto Diminta Tempuh Praperadilan

Selamatkan Partai, Novanto Diminta Tempuh Praperadilan

2 hours Ago

Status tersangka Novanto dinilai akan memengaruhi partai dalam kontestasi politik yang akan dat…

BERITA LAINNYA