Kapolri Sebut Situasi Politik Internal dapat Membangun Mekanisme Pengawasan

Juven Martua Sitompul    •    Rabu, 09 Aug 2017 18:22 WIB
polri
Kapolri Sebut Situasi Politik Internal dapat Membangun Mekanisme Pengawasan
Kapolri Jenderal Tito Karnavian--Metrotvnews.com/Lukman Diah Sari

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengajak seluruh jajaran di internal Polri tetap solid. Menurutnya, soliditas perlu dibangun dalam menghadapi segala persoalan nyata di tengah masyarakat, salah satunya dinamika politik nasional pada 2018 dan kompetisi global pada 2019.

"Demokratisasi masih tetap berjalan. Belum lagi pada tantangan kompetisi global. Peran Polri dan tugasnya menjadi semakin mengemuka ke depan," kata Tito di acara wisuda Purnawirawan Pati Polisi di Auditorium PTIK, Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Dia tak menampik situasi politik jadi penyebab sulitnya membangun soliditas di internal Polri. Situasi politik itu terjadi dalam bentuk tarik menarik kepentingan antara masing-masing anggota Polri.

Kendati begitu, mantan Kapolda Metro Jaya itu menganggap wajar hal tersebut terjadi di institusi yang anggotanya mencapai 423.000 orang. Bahkan, dia yakin situasi ini memiliki dampak positif jika dikelola dengan baik, salah satunya terjadi mekanisme pengawasan di internal Polri.

"Ini normal dan natural selama dapat dikelola dan tidak merugikan organisasi. Itu justru menjadi kekuatan untuk lakukan mekanisme pengawasan internal, yang lain mau berbuat belok maka dihantam oleh yang lain," ujar dia.

Atas hal itu, jenderal bintang empat ini pun meminta seluruh jajaran purnawirawan untuk tidak sungkan memberi masukan dan dukungan kepada institusi Polri. Petuah para seniornya, sangat dibutuhkan untuk membangun kepercayaan publik yang tinggi.

"Para senior masih punya pengaruh terutama yang panutan bagi kami dalam berorganisasi. Suara senior yang sudah purna juga sangat didengar oleh karena itu kami mohon dengan kerendahan hati senior purna terus suarakan dan dukung agar soliditas internal semakin kuat di Polri," pungkas Tito.
 


(REN)