KPK Dalami Aliran Uang Kontraktor ke Bupati Kukar Rita

Juven Martua Sitompul    •    Kamis, 25 Jan 2018 06:00 WIB
gratifikasi bupati kutai rita widyasari
KPK Dalami Aliran Uang Kontraktor ke Bupati Kukar Rita
Rita Widyasari. Foto: Antara/ Rivan Awal Lingga

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami aliran uang dari sejumlah kontraktor atau penggarap proyek kepada Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari (RIW). Para kontraktor diduga menggarap beberapa proyek di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kukar, Kalimantan Timur.

"Penyidik mendalami informasi dugaan pemberian dari sejumlah kontraktor," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 24 Januari 2018.

Menurut Febri, penyidik menelusuri aliran uang dari kontraktor kepada Rita melalui empat saksi yang hadir pada pemeriksaan, Rabu 24 Januari. Mereka yang hadir antara lain, pengurus PT Aset Prima TamanAgus, pengurus PT Budi Indah Mulia Mandiri Budi, pengurus PT Wijaya Karya cabang Samarinda Bambang, dan pengurus PT Budi Bakti Prima Budi.

"Penyidik masih mendalami terkait penerimaan dan kepemilikan aset tersangka RIW," ujar dia.

Baca: Uang Gratifikasi Bupati Rita Diduga dari Para Kadis Pemkab Kukar

Sedangkan lima saksi lain yakni pengurus PT Gunakarya Nusantara Salim, pengurus PT Taman Sari Abadi Wondo, pengurus PT Yasa Patria Perkasa Ipung, dan pengurus PT Karyatama Nagasari Yakob mangkir.

"Sedangkan saksi Bambang Mustaqim General Manager PT Hutama Karya, pemeriksaannya dijadwalkan ulang Jumat 26 Januari," ujar Febri.

Febri menyebut, hingga kini total saksi yang diperiksa dalam kasus TPPU dan gratifikasi Rita kurang lebih berjumlah 90 orang. "Hingga hari ini sekitar 90 orang saksi telah diperiksa untuk tersangka RIW atas sangkaan penerimaan gratifikasi dan TPPU," pungkas Febri.




(AZF)